Medan, PotretSumut – Ratusan orang yang tergabung dalam massa Aliansi Forum Mahasiswa Santri (AFMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara, Kamis (16/7).
Dalam aksi tersebut, mereka mendesak Polda Sumut segera mengusut tuntas dugaan praktik perjudian yang disebut masih beroperasi di kawasan Brahrang, Kecamatan Binjai Barat.
Massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan, penggerebekan, serta penindakan tegas apabila dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut terbukti melanggar hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi secara bergantian. Sejumlah perwakilan mahasiswa kemudian diterima untuk berdialog dengan pihak Polda Sumut.
Namun, hasil pertemuan itu dinilai belum menjawab substansi tuntutan yang disampaikan massa.
Koordinator aksi AFMS, Sadar Putra A.G.H., S.Pd, mengaku kecewa terhadap respons yang diberikan perwakilan Polda Sumut. Menurutnya, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan yang konkret mengenai langkah penanganan dugaan praktik perjudian di kawasan Brahrang.
“Kami tadi bertemu dengan perwakilan Polda Sumut, tetapi menurut kami jawabannya tidak menyentuh substansi. Kami berharap ada penjelasan mengenai langkah konkret penanganan dugaan perjudian, khususnya di Brahrang. Namun, jawaban yang kami terima hanya sebatas akan disampaikan kepada pimpinan. Itu jawaban yang sudah sering kami dengar,” ujar Sadar Putra kepada wartawan usai aksi.
Sadar menilai penjelasan tersebut belum mampu menjawab keresahan masyarakat yang selama ini mempertanyakan penanganan dugaan praktik perjudian di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Brahrang, Kecamatan Binjai Barat.
Atas dasar itu, AFMS meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk menyelidiki secara menyeluruh dugaan praktik perjudian di Sumatera Utara.
Menurutnya, apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya pelanggaran hukum, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, AFMS menegaskan aksi tidak akan berhenti di depan Mapolda Sumut. Mereka menyatakan siap menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons konkret dari aparat penegak hukum.
“Kami berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata. Apabila tidak ada respons yang jelas, kami akan kembali menggelar aksi dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Kami berharap persoalan ini ditangani melalui langkah penegakan hukum yang tegas,” tegas Sadar.
Keyword SEO: Demo Polda Sumut, judi Aseng Kayu, Brahrang Binjai Barat, AFMS, dugaan perjudian Sumatera Utara, Kapolda Sumut, Polda Sumut, Potret Sumut.
Penulis : Redaksi
Editor : Diva Suwanda






