11. Manisan: Tray of Happiness
Manisan disajikan dalam kotak berbentuk persegi delapan, yang sering disebut “tray of happiness.”
Setiap jenis manisan memiliki makna simbolis, seperti biji teratai yang melambangkan kesuburan dan leci yang melambangkan keluarga yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
12. Jeruk Mandarin: Lambang Kemakmuran
Jeruk mandarin selalu hadir dalam setiap perayaan Tahun Baru Imlek. Jeruk ini melambangkan kemakmuran dan rejeki yang terus bertambah.
Penyajiannya lengkap dengan daun melambangkan kehidupan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
13. Buah Persik dan Bunga Plum: Simbol Kekuatan dan Kebahagiaan
Selain jeruk mandarin, buah persik dan bunga plum juga memiliki makna penting dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
Buah persik, dengan kulitnya yang merah menyala dan dagingnya yang manis, melambangkan keberanian dan kemakmuran.
Buah ini dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi yang memakannya selama perayaan Imlek.
Sementara itu, bunga plum, dengan warna pink yang cerah dan aroma harumnya, melambangkan ketabahan dan harapan untuk masa depan yang cerah.
14. Nasi Ketan Manis: Perlambang Kesatuan dan Kesejahteraan
Nasi ketan manis adalah hidangan khas yang sering disajikan selama perayaan Tahun Baru Imlek. Keklembutan nasi ketan yang disajikan dengan gula merah dan kelapa parut melambangkan kesatuan dan kesejahteraan keluarga.
Di banyak rumah, persiapan nasi ketan manis menjadi momen yang menyenangkan, di mana seluruh keluarga turut serta dalam proses pembuatannya.
Setelah matang, nasi ketan biasanya dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil yang cantik dan disajikan dalam wadah yang indah.
Saat menyantap nasi ketan manis bersama keluarga, momen ini menjadi kesempatan untuk merayakan kebersamaan dan memperkuat ikatan keluarga.
Tidak hanya lezat di lidah, makanan khas Tahun Baru Imlek juga sarat dengan makna filosofis yang dalam.
Setiap hidangan membawa harapan akan kemakmuran, keberuntungan, dan kesuburan di tahun yang baru.
Selamat merayakan Tahun Baru Imlek! (***)






