Beranjak dewasa, Ryan mengabdikan dirinya sebagai guru ngaji yang cerdas.
Namun, perjalanan keagamaannya bertabrakan dengan kegelapan yang terus merasuk dalam dirinya. Bahkan, tidak ada yang menyangka bahwa di balik kedamaian keagamaannya, ia mampu melakukan tindakan keji seperti membunuh guru ngaji lelaki.
Perubahan yang terjadi pada Ryan Jombang dari masa kecil hingga dewasa menunjukkan betapa kompleksnya konflik batin yang dialaminya. Dari sosok yang sopan dan cerdas, ia berubah menjadi sosok yang kejam dan gelap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masa kecil Ryan Jombang tidak hanya merupakan cerita tentang ketenangan dan keberhasilan, tetapi juga tentang pertarungan dalam diri yang memunculkan sisi gelap yang menakutkan. Jejak perubahan dari anak yang sopan menjadi pembunuh yang kejam menyisakan pertanyaan besar tentang kompleksitas kehidupan manusia.
Jadi, betapa pun tragisnya perjalanan masa kecil Ryan Jombang, hal tersebut mengajarkan kita untuk lebih memahami kompleksitas manusia dan memperkuat tekad kita untuk mencegah terulangnya kejadian yang serupa di masa depan
Awal Mula Terungkapnya Serial Killer Ryan Jombang
Kasus Serial killer atau pembunuhan berantai yang melibatkan Ryan Jombang mulai terungkap pada tahun 2008. Awalnya, polisi menemukan 7 potongan mayat di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan.
Korban pertama yang berhasil diidentifikasi adalah Harry Santoso, yang ditemukan tewas pada 11 Juli 2008 di Apartemen Margonda Residence, Depok.
Motif di balik pembunuhan ini adalah rasa cemburu, ketika Ryan mengetahui bahwa Harry berniat untuk mengencani kekasihnya, Novel Andreas.
Setelah melihat foto Novel yang terpampang di apartemen Ryan, rasa cemburu yang membara membuatnya melakukan aksi keji tersebut.
Setelah kejadian ini, polisi mulai curiga dengan perilaku aneh Ryan selama pemeriksaan. Akhirnya, terkuaklah bahwa Ryan tidak hanya melakukan pembunuhan di Depok, tetapi juga di kampung halamannya di Jombang.
Hal ini membuat kasus pembunuhan ini semakin meluas dan dikenal sebagai kasus Ryan Jombang. Selain itu, 10 jasad lainnya ditemukan terkubur di halaman belakang rumah orang tua Ryan di Tembelang, Jombang.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya






