Meskipun sering diejek oleh teman-temannya, Ryan tetap menjaga prestasinya sebagai peringkat 1 di kelasnya.
Namun, perubahan yang lebih mengkhawatirkan mulai terjadi saat Ryan memasuki SMA. Ia tampak tidak betah dan sering berganti-ganti sekolah.
Bahkan, ia hanya bertahan selama satu bulan di salah satu SMA yang pernah ia masuki. Ketika akhirnya menyelesaikan pendidikannya di Jombang pada tahun 1996, perubahan drastis dalam sikap dan perilakunya semakin mencuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Boneka Misterius: Awal dari Perubahan Mengerikan
Perubahan drastis dalam sikap Ryan Jombang menjadi semakin nyata ketika ia kembali ke kampung halamannya dari Yogyakarta.
Saat berkunjung ke Pantai Parangtritis, ia menemukan sepasang boneka misterius yang kemudian menjadi pemicu dari perubahan mengerikan dalam hidupnya.
Sepasang boneka yang ditemukan oleh Ryan, yang kemudian ia simpan, ternyata memiliki dampak psikologis yang sangat besar baginya.
Perubahan sikap yang semakin mirip dengan perempuan dan pengalaman stress yang dialaminya mengakibatkan ia harus dirawat di rumah sakit selama dua minggu.
Setelah keluar dari rumah sakit, Ryan menjalani terapi spiritual oleh seorang kiai. Namun, ketika ia diminta untuk mengembalikan boneka tersebut ke Pantai Parangtritis, reaksi Ryan menjadi sangat berontak.
Bahkan, ia sempat mengancam akan membunuh ibunya dengan pisau.
Perjalanan Keagamaan yang Bertabrakan dengan Kekelaman
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya






