Wanita Cantik Binjai Ditawari Kerja di Kasino Kamboja

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemuda Kota Binjai hampir menjadi korban dugaan tindakkan perdagangan manusia untuk bekerja sebagai admin judi online di kamboja

Seorang pemuda Kota Binjai hampir menjadi korban dugaan tindakkan perdagangan manusia untuk bekerja sebagai admin judi online di kamboja

“Dulu dia di Limau Sundai Binjai Barat, tetanggaku. Enggak enak aku sebut namanya, lagi pula anakku juga di Kamboja namun masih aman. Tapi aku pun was-was sejak ada pemberitaan ini,” ujar sumber yang layak dipercaya.

Lebih lanjut, satu lagi sumber kami terang-terangan menyebut nama seorang wanita, Silvi, warga Medan yang sering mengirim orang ke Kamboja.

“Suaminya itu punya banyak nama di Kamboja, kadang Acai, Rafael, Arif, dan Jen,” ungkap sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Tiga Pelaku Begal Diamankan Polsek Medan Baru Setelah Diamuk Massa

“Silvi itu sudah pisah dengan suaminya keturunan Tionghoa yang punya banyak panggilan di Kamboja. Suami Silvi itu orang Kampung Tanjung Binjai,” beber sumber.

“Itu yang kerja judi bagian scammer, yang bahaya satu minggu pekerja harus mampu hasilkan 250 juta,” tambah sumber.

Di sisi lain, media kami juga telah berhasil membebaskan sebanyak 18 orang warga Indonesia yang lari ke kantor polisi di Bavet, Kamboja.

BACA JUGA  Legenda Bulu Tangkis Taufik Hidayat Dilantik Wamen

Setelah kami koordinasi dengan sejumlah orang yang bisa komunikasi ke kantor polisi Bavet, akhirnya 18 orang yang lari dari kerja judi itu dipindahkan ke imigrasi Phon Penh, Kamboja.

Selama lebih dari seminggu mereka ditahan dengan makan dua kali sehari, akhirnya pihak KBRI Kamboja membebaskan mereka pulang dengan biaya sendiri.

Kami berharap tidak ada lagi yang menjadi korban iming-iming gaji besar untuk bekerja di Kamboja karena sudah banyak korban dan cerita pilu dari sana. (OZ)

 

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB