Viral Youtuber Medy Renaldi Keluhkan Mainan tertahan, Ini Penjelasan dari Beacukai

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namun, ia diminta untuk memberikan faktur pembelian kepada lembaga tersebut, yang membuatnya bingung karena mainan tersebut merupakan hadiah dari Robosen, bukan barang yang dibeli.

Setelahnya, Bea Cukai mengklaim akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait produk ini. Namun hingga saat ini, Medy belum menerima kabar apa pun dari DJBC.

Selain itu, ia juga telah berusaha menghubungi lembaga tersebut namun belum mendapatkan tanggapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi keluhan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Gatot Sugeng Wibowo, mengonfirmasi bahwa mainan tersebut telah diterima oleh Medy pada Jumat (26/4) yang lalu.

BACA JUGA  Prabowo-Gibran masih Dominasi! Real Count Terbaru Pilpres 2024!

Gatot menjelaskan bahwa setiap barang impor, baik melalui transaksi jual beli maupun sebagai hadiah, akan dikenakan biaya bea masuk sesuai dengan nilai barangnya.

Namun, karena mainan yang diberikan belum dirilis, harganya belum pasti.

Oleh karena itu, Bea Cukai menetapkan nilai pabean sesuai dengan produk serupa.

Namun, nilai pabean atau harga produk dapat disesuaikan setelah Bea Cukai memperoleh informasi dari pemasok barang dan Medy setuju untuk membayar bea masuknya.

BACA JUGA  Langsung Jadi PPPK 2024 Tanpa Tes? Simak Daftar Tenaga Honorer yang Beruntung

Awalnya sebutnya, yang bersangkutan memberitahukan harga undervalue sehingga mememinta bukti transaksi sesungguhnya, namun yang bersangkutan tidak memenuhi dengan alasan dapat hadiah.

“Akhirnya ditetapkanlah harganya seperti produk yang sama guna memenuhi penerimaan negara dan yang bersangkutan menerima untuk membayarnya,” ucapnya seperti yang dilansir dari detik

“Harga ditetapkan berdasarkan harga resmi dari pemasok di luar negeri,” tambah Gatot (*)

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru