Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bonivasius saat Rapat Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Kantor Bappedalitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (28/10). (Foto: Diva Suwanda)

Bonivasius saat Rapat Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Kantor Bappedalitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (28/10). (Foto: Diva Suwanda)

Medan, PotretSumut Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mendorong pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) untuk segera menuntaskan berbagai tahapan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kemendukbangga/BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng mengungkapkan bahwa progres penyusunan dan rencana aksi PJPK di Sumut masih belum tuntas sepenuhnya.

“Untuk pemerintah provinsi (Pemprov Sumut) masih mendingan karena sudah masuk tahap penyusunan rancangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk pemerintah kabupaten/kota baru satu, yakni Pemko Padangsidimpuan,” kata Bonivasius saat Rapat Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Kantor Bappedalitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (28/10).

Tahapan Penyusunan PJPK

Bonivasius menjelaskan, penyusunan dokumen PJPK memiliki sejumlah tahapan penting, mulai dari pembentukan tim pelaksana hingga rapat koordinasi teknis.

“Tahapan paling berat yakni memasukkan target-target PJPK dan rencana aksi. Bulan November menjadi waktu yang krusial, sehingga diharapkan sudah masuk tahapan penyusunan rencana aksi. Setelah itu, dapat dilanjutkan ke penyusunan dokumen atau rancangan draft PJPK hingga nantinya disahkan melalui peraturan kepala daerah,” jelasnya.

Pentingnya PJPK bagi Sumatera Utara

Menurut Bonivasius, dengan jumlah penduduk yang besar, Sumatera Utara menjadi wilayah strategis dalam pembangunan kependudukan nasional.

“Sumut merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat di Indonesia dan terbesar di luar Pulau Jawa. Karena itu, Sumut menjadi barometer keberhasilan pembangunan kependudukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 pemerintah akan memberikan insentif bagi daerah yang siap mengimplementasikan dokumen PJPK.

“Tahun 2026–2029 adalah masa implementasi dari dokumen PJPK yang telah disusun,” tambahnya.

Bonivasius juga menjelaskan, peluncuran program PJPK secara nasional telah dilakukan sejak Mei 2025, sebagai langkah strategis untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas penduduk Indonesia.

BACA JUGA  Polisi Amankan Lima Pelaku Tawuran di Jalan Selambo

“Setiap daerah wajib menyusun peta jalan kependudukan dan rencana aksinya yang terdiri dari 30 indikator,” jelasnya.

Program PJPK, lanjut Bonivasius, bertujuan meningkatkan kualitas pengendalian penduduk, memperkuat ketahanan keluarga, serta memperbaiki persebaran penduduk di seluruh wilayah Indonesia.

Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Bonivasius menekankan bahwa PJPK merupakan program strategis yang sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi melalui pengelolaan kependudukan yang lebih baik.

Dalam penempatan 30 indikator PJPK ke dalam dokumen perencanaan daerah, ia menjelaskan bahwa tidak semua indikator berada di bawah kewenangan provinsi maupun kabupaten/kota.

“Indikator yang tidak bisa dimasukkan dalam RPJPD bisa dimasukkan ke RPJMD, dan jika tidak memungkinkan, dapat langsung ditempatkan dalam dokumen SKPD atau Renja SKPD,” paparnya.

Tantangan Demografis di Sumut

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr. Fatmawati, ST., M.Eng, berharap hasil evaluasi PJPK dapat menjadi panduan dalam penyusunan kebijakan kependudukan di daerah.

“Saat ini belum semua dari 33 kabupaten/kota di Sumut mengisi 30 indikator PJPK. Indikator itu meliputi kualitas penduduk, pembangunan keluarga, persebaran, dan lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Sumut mencapai 15,7 juta jiwa dengan tingkat kepadatan 216 jiwa/km² dan luas wilayah 72.981 km².

Kondisi ini menunjukkan masih belum meratanya distribusi penduduk, di mana sebagian besar terkonsentrasi di wilayah perkotaan seperti Medan dan Binjai.

“Total fertility rate (angka kelahiran total) Sumut masih di angka 2,36. Padahal standar pertumbuhan penduduk seimbang adalah 2,1. Ini berarti Sumut masih perlu bekerja keras mencapai target tersebut,” pungkas Fatmawati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Bappedalitbang Sumut Siska, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Keluarga Berencana (OPD KB), serta perwakilan Bappedalitbang dan DP3KB dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. (*)

BACA JUGA  LPSK Tindak Lanjuti Permohonan Perlindungan Korban dan Saksi Kasus Peyerangan di Deli Serdang

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru