Turut Promosikan Judi Online, Stremer Gim Jadi Salah satu Penyebab Anak-anak SD Kecanduan Judi Online

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy






Tangkapan layar stremer gim Steven Kurniawan promosikan situs judi online

Tangkapan layar stremer gim Steven Kurniawan promosikan situs judi online

Toni mengaku tak tahu berapa bayaran dari mempromosikan judi slot.

Tapi, dia punya pengalaman didonasi oleh agen judi online ketika siaran langsung. Nilainya jutaan.

“Penonton saya waktu itu 2.000-3.000-an, tiba-tiba didonasi. Kalau ada donasi jutaan (rupiah) pasti ramai karena biasanya cuma ratusan ribu,” kisahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika jutaan luar biasa dong, tapi saat itu saya langsung berikan edukasi ke penonton bahwa kalian enggak akan kaya dari judi…”

Toni tahu donatur itu dari agen judi slot karena nama yang dipakai identik dengan judi online, pesannya: “jangan lupa daftar, gacor!”

Kejadian seperti itu berlangsung tiga kali, seingatnya.

BACA JUGA : Waduh Situs Judi Online Ini Jadikan Ajang Pilpres Jadi Taruhan

Sebagai streamer, dia pernah mencari tahu bagaimana mengembalikan uang donasi. Tetapi pencariannya mentok bahwa hal itu tak bisa.

Proses pemberian donasi terlalu rumit dan melibatkan pihak ketiga. Identitas donatur pun bisa asal-asalan alias palsu.

“Jadi kalau saya sih pakai logika politik, terima duitnya tapi saya bacotin mereka,” ucap Toni.

Nilai transaksi judi online Rp200 triliun

Hasil identifikasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat ada 2,7 juta masyarakat yang terlibat judi online dan 2,1 juta di antaranya adalah warga berpenghasilan di bawah Rp100.000.

BACA JUGA: Kominfo Takedown Situs Judi Online yang Buka Taruhan Pilpres

“Masyarakat berpenghasilan rendah ini ada pelajar, mahasiswa, guru, petani, ibu rumah tangga, pegawai swasta, PNS, dan aparat,” kata Juru bicara PPATK, Natsir Kongah.

Pelajar yang disebut Natsir adalah anak-anak dengan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa.

Pasalnya saat ini untuk pasang taruhan atau deposit uangnya tak perlu besar. Cukup dengan Rp10.000 sudah bisa berjudi. Cara deposit pun makin gampang, bisa dengan kirim pulsa, dompet elektronik, uang elektronik, bahkan QRIS.

BACA JUGA  Kontroversi di Grand Heaven: Melian Lin Berbicara tentang Pengalaman Pahit dan Kebenaran Tersembunyi

Adapun, transaksi judi online sejak 2017 sampai 2023 mencapai lebih dari Rp200 triliun, menurut data PPATK.

Juru bicara PPATK, Natsir Kongah, mengatakan angka itu berdasarkan penelusuran terhadap 887 pihak yang merupakan jaringan bandar judi online.

Berita Terkait

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Peduli Pendidikan Keagamaan, Al Haura Sumut Bagikan Al-Qur’an ke Santri di Tapsel
Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 08:31 WIB

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu

Berita Terbaru

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:29 WIB