Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online dari Konten yang didapatkan di Medsos

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online

Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online

“Jadi gimana caranya (anak-anak) ini dapat duit untuk bisa main judi.”

Bocah-bocah itu, sambungnya, mengetahui judi slot dari streaming gim di YouTube lantaran akses mereka terhadap internet tak pernah putus.

Dari situ mereka (anak-anak) mulai menggunakan uang saku pemberian orang tua – entah berupa tunai atau uang elektronik – untuk didepositkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pengakuan mereka, deposit slot atau pasang taruhan tak melulu pakai rekening bank.

Ada cara lain yang lebih gampang: beli atau berbagi pulsa dan mengirim via dompet atau uang elektronik dengan nominal Rp10.000.

Kalau uangnya habis gara-gara kalah judi, perilaku mereka tak terkendali.

“Yang saya lihat ngamuk, banting-banting barang. Jadi lebih sensitif, bawaannya spaneng (stres) terus… misalnya disenggol sedikit meluap-luap…”

Di sinilah persoalannya, kata dokter Denta.

Dalam jangka panjang kualitas hidup mereka akan makin terpuruk. Hal-hal buruk bisa terjadi kapan saja, katanya. Mulai dari tak ada gairah hidup, tak bisa fokus bekerja, bahkan terlilit utang.

“Yang paling fatal bunuh diri,” ucap dokter Denta.

BACA JUGA: Ini Alasan Kenapa Judi Online dan Slot Sulit untuk Dibersihkan di Facebook

Dokter Denta menambahkan, anak-anak yang datang padanya terbilang beruntung. Sebab orangtua mereka punya kesadaran dan dana untuk berobat

Tetapi bagaimana dengan bocah-bocah yang ekonominya pas-pasan dan jauh dari akses kesehatan. Sedangkan penetrasi digital sudah sangat masif.

“Jangan sampai tinggal menunggu waktu semuanya kecanduan judi online, persoalan ini sudah krusial.”

BACA JUGA  Kisah Revaldo Sinaga di Kamboja, Dikabarkan Meninggal Mei Keluarga Baru tahu Akhir November

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB