Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online dari Konten yang didapatkan di Medsos

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online

Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online

Potretsumut.com – Anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Indonesia saat ini didiagnosis kecanduan judi online (judol) dari konten-konten yang mereka dapatkan di Media Sosial (Medos).

Akses yang memperkenalkan konten game online dari streamer game yang secara terang-terangan mempromosikan situs judi online seperti slot.

Sepanjang tahun 2023, klinik KiDi spesialis anak di Pejaten, Jakarta Selatan tengah menangani hampir 50 anak kecanduan judi online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari yang awalnya remaja SMA dan SMP, tiga bulan terakhir justru anak-anak SD kelas 5 dan 6, yang kebanyakan dari keluarga menengah atas.

Di usia sekolah dasar, anak-anak belum bisa menalar dengan benar.

BACA JUGA : Waduh Situs Judi Online Ini Jadikan Ajang Pilpres Jadi Taruhan

Mereka tak bisa menentukan mana yang baik dan buruk. Maka ketika ditawarkan judi online yang mirip gim, anak-anak itu tak tahu apa bahayanya.

Dokter spesialis anak, Kurniawan Satria Denta, mengaku terkejut ia bakal menangani anak kecanduan judi online.

Selama ia berpraktik, kebanyakkan kasus yang ia tangani kecanduan gim atau kesulitan belajar.

Tapi, kira-kira setahun terakhir gejalanya berubah.

Orang tua anak-anak tersebut rata-rata mengeluh hal yang sama,namun anak -anak tersebut saat ini lebih boros, uring-uringan, tidak bisa tidur dan makan, menyendiri, serta performa belajar terganggu.

BACA JUGA: Kominfo Takedown Situs Judi Online yang Buka Taruhan Pilpres

Secara umum, kata dokter Denta seperti indikasinya mengarah ke kecanduan gim online.

Namun setelah ditelusuri, uang yang diberikan pada anak-anak itu bukan untuk membeli fitur gim.

“Tapi benar-benar taruhan… kalau menang dari judi slot, dapat duit. Jadi secara psikologis anak-anak ini dikasih duit jadi lebih terpacu,” ungkap dokter Denta kepada BBC News Indonesia.

BACA JUGA  Bea Cukai Batam amankan Ratusan unit Handphone bekas

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru