Tragedi Kecanduan Judi Online: Dari Polwan Hingga Perwira TNI Bunuh Diri

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ils: Stop Judi Online

ils: Stop Judi Online

Koordinator Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Natsir Kongah, menyebutkan adanya temuan perputaran uang judi online yang mencapai angka Rp600 triliun pada kuartal pertama tahun 2024.

“Di semester satu ini, disampaikan oleh Pak Kepala Ivan, bahwa perputaran uang judi online menembus angka Rp600 triliun lebih pada kuartal pertama 2024,” ujar Natsir dalam diskusi daring, seperti yang dikutip dari instagramnya liputan6.

BACA JUGA  Terganggu Suara Mengaji, Pria di Condet Serang Imam mushola

Angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, terdeteksi perputaran judi online hanya sebesar Rp57 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp81 triliun pada 2022, dan melonjak menjadi Rp327 triliun pada tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu (judi online) mencapai 32,1 persen dari total transaksi mencurigakan. Penipuan berada di bawahnya dengan 25,7 persen, diikuti oleh tindak pidana lain 12,3 persen, dan korupsi 7 persen,” pungkas Natsir.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menyebut bahwa Indonesia saat ini dalam keadaan darurat judi online. Banyak orang yang terlilit utang akibat kecanduan judi online.

“Rata-rata orang awalnya hanya ingin coba-coba, lalu kecanduan, dan akhirnya terjerumus. Judi online juga menciptakan orang miskin baru,” ujar Budi Arie.

BACA JUGA  100 Hari Kerja Kapolda Sumut, Trend Angka Kejahatan Turun

Peretasan situs pemerintah dan kampus oleh pemilik situs judi online menunjukkan bahwa ancaman keamanan siber semakin serius. Ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak citra dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan dan pendidikan.

Indonesia sedang menghadapi krisis judi online yang mempengaruhi semua lapisan masyarakat, termasuk aparat TNI dan Polri.

Meningkatkan kesadaran dan literasi digital, serta memperkuat sistem keamanan siber, adalah langkah-langkah penting yang harus diambil untuk memerangi ancaman ini. Hanya dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, institusi, dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan digital yang aman dan terbebas dari ancaman judi online. (*)

Berita Terkait

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Peduli Pendidikan Keagamaan, Al Haura Sumut Bagikan Al-Qur’an ke Santri di Tapsel
Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 08:31 WIB

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu

Berita Terbaru

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:29 WIB