Waspada Agen Kerja Judi Online Kamboja Berkeliaran di Kota Binjai, Sudah Banyak Korban

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemuda Kota Binjai hampir menjadi korban dugaan tindakkan perdagangan manusia untuk bekerja sebagai admin judi online di kamboja

Seorang pemuda Kota Binjai hampir menjadi korban dugaan tindakkan perdagangan manusia untuk bekerja sebagai admin judi online di kamboja

Potretsumut.com – Agen kerja Judi Online berkeliaran bebas di kota Binjai, Seorang pemuda berinisial RZ (19) asal Binjai hampir jadi korban oknum di duga sindikat Internasional perdagangan orang untuk dipekerjakan sebagai admin judi di Kamboja.

Membatalkan untuk berangkat ke Kamboja, inisial RZ mendapat ancaman harus memulangkan seluruh biaya pembuatan paspor oleh penyalur yang merupakan seorang perempuan dewasa berinisial AT warga Tandam Hulu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara.

“Karena saya batalkan ikut berangkat kerja ke Kamboja, sekarang ibu (agen) itu memaksa orang tua saya untuk memulangkan biaya pengurusan paspor sebesar Rp 3 juta. Kalau tidak dipulangkan, dia ngancam mau melaporkan saya dan ngeblok data saya,” kata RZ kepada wartawan di kediamannya di Jalan Flores, Lingkungan 2 Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Sumut Minggu (19/5) kemarin .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Tren Perceraian karena Judi Online Meningkat, OJK Tutup 5.000 Rekening Terkait Situs Judi Online

Kejadian ini bermula saat RZ mendapat kabar dari temannya ada lowongan pekerjaan di Kamboja. Temannya sendiri sudah lama bekerja di Kamboja.

Tergiur dengan jumlah gaji yang diterima sebesar Rp 7 juta per- bulan, RZ pun meminta temannya untuk mengirimkan nomor telepon agen di Binjai yang bisa dihubunginya.

“Gitu dapat nomor HPnya langsung kuhubungi ibu itu, kubilang apa benar bisa bantu berangkatkan kerja ke Kamboja. Lalu, ibu itu nyuruh aku datang ke rumahnya di Tandam,” kata RZ

Tiga kali RZ datang ke rumah agen untuk proses pemberangkatan kerjanya ke Kamboja. Mereka pertama kali bertemu pada tanggal 19 April 2024 di rumah si penyalur di Tandam.

RZ bersama 25 orang lainnya tergabung dalam satu kelompok yang rencananya akan diberangkatkan pada 21 Mei 2024 ini kemarin.

Kabarnya disana mereka akan dipekerjakan sebagai admin judi slot di Kamboja dengan gaji Rp 7 juta se-bulan.

BACA JUGA  Pemain Judi Online, Siap-siap Rekeningnya akan diblokir Bank

“Untuk biaya pemberangkatan dari sini tidak ada bang, tapi nanti setelah kerja disana baru gaji kami dipotong dengan cara dicicil,” terang RZ

Dijelaskannya, untuk mulus masuk ke Kamboja, mereka terlebih dahulu di berangkatkan tujuan ke Malaysia dulu dengan alasan sebagai pelancong yang ingin liburan. Nah, setelah beberapa hari di Malaysia barulah mereka diberangkatkan ke Kamboja.

“Makanya dalam surat pernyataan izin untuk membuat paspor yang ditulis bukan untuk bekerja, melainkan wisata. Itu juga yang buat orang tua saya jadi ragu memberikan izin saya untuk berangkat ke Kamboja, makanya gak jadi,” kata RZ

Setelah membatalkan niatnya berangkat ke Kamboja karena tidak diizinkan orang tuanya, kini RZ dipusingkan oleh sikap agen yang memaksa minta uang pembuatan paspor dikembalikan.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB