9 Fakta Kecelakaan Bus di Subang, Salah satunya Orang Tua Korban sempat Protes.

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah terima jenazah dari tim DVI ke keluarga korban kecelakaan bus Ciater. (Instagram: Subang.info)

Serah terima jenazah dari tim DVI ke keluarga korban kecelakaan bus Ciater. (Instagram: Subang.info)

Potretsumut.com –  Berikut beberapa fakta kecelakaan bus di Subang yang tewaskan 11 orang dalam kecelakaan tragis melibatkan bus yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok terjadi di Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat.

Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan mulai dari Bus Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG, mobil Daihatsu Feroza D 1455 VCD, serta 3 motor.

Berikut beberapa Fakta kecelakaan Bus maut tersebut.

1. Bus Oleng dan Menabrak Kendaraan Lain

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 18.45 WIB.

BACA JUGA  Bareskrim Ringkus 2 Tersangka Terlibat TPPO di Malaysia

Bus Trans Putera Fajar nomor polisi AD 7524 OG melaju dari selatan ke utara.

Saat melintasi jalan menurun, bus tersebut oleng ke kanan dan menabrak mobil Daihatsu Feroza D 1455 VCD serta beberapa motor di sekitar lokasi kejadian.

Bus baru berhenti setelah menabrak tiang di bahu jalan dari arah Subang menuju Bandung.

BACA JUGA  Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahfud Singgung Isu Politik Diseret ke Persoalan Hukum: Tak Heran Hukum Jadi Alat Pukul

2. Korban Selamat Ucapkan Takbir

Saksi mata mencatat momen mengerikan saat bus kehilangan kendali dan penumpang berteriak panik sebelum tabrakan terjadi.

Adawiah, seorang guru pendamping dari SMK Lingga Kencana, memberikan kesaksian tentang kejadian tragis ini.

Dia menyampaikan bahwa saat kejadian, bus mulai oleng dan para penumpang, terutama siswa/i, mengucapkan kalimat takbir dengan panik.

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru