Viral Youtuber Medy Renaldi Keluhkan Mainan tertahan, Ini Penjelasan dari Beacukai

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Viral Youtuber review mainan, Medy Renaldi mengukapkan prihal kurang mengenakkan terkait Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementrian Keuangan.

Pasalnya, ia nyaris gagal mereview produk terbaru dari Tranformer, Megatrom dan Robosen karena tertahan di Bea Cukai hampir dua pekan.

Sebelumnya hal yang sama juga viral di Media sosial seorang netizeb mengeluhkan sepatu yang dibelinya senilai Rp 10 juta terkena pajak sebesar Rp 31 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Polda Sumut Sebar Ratusan Personel di Seluruh Venue Aquabike Jetski Danau Toba 2024

Selain itu ada juga alat pembelajaran untuk Sekolah Luar Biasa (SLB)-A Pembina Tingkat Nasional yang ditahan bersama dengan tagihan ratusan juta rupiah.

Dalam akun tiktoknya miliknya @medyrenaldy_ mengunkapkan keluhannya melalui video di akun TikTok miliknya .

Dalam video tersebut, dia menjelaskan bagaimana banyak netizen yang menanyakan ulasan tentang mainan robot Megatron yang dapat berubah secara otomatis.

BACA JUGA  Eksekusi Menanti, 65 Narapidana di Sumut Menunggu Jadwal dari Kejaksaan

Menanggapi pertanyaan tersebut, Medy Renaldi menceritakan bahwa ia tidak dapat mengulas mainan tersebut karena mainan itu tertahan di Bea Cukai.

Namun, yang sulit diterima oleh Medy adalah bagaimana Bea Cukai menetapkan harga mainan tersebut sebesar US$ 1.699, padahal harga sebenarnya hanya US$ 899.

Ini berarti harga asli mainan tersebut jauh lebih rendah dari yang ditetapkan oleh Bea Cukai.

Atas dasar ini, Medy Renaldi kemudian membuat laporan kepada Bea Cukai.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB