Revaldo Sinaga Warga Deli Serdang Meninggal Dunia di Kamboja diduga Kerja diperusahaan Scam, Jenazah dibekukan sejak Mei Lalu

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenzah Revaldo Sinaga saat dibekukan di rumah es yang ada di Kamboja

Jenzah Revaldo Sinaga saat dibekukan di rumah es yang ada di Kamboja

Potretsumut.com – Revaldo Sinaga warga Deli Serdang yang meninggal dunia di kamboja diduga kerja di perusahaan scam di Kamboja.

Hal itu terlihat dari beberapa komentar di group indo-kamboja tentang postingan kematian Revaldo sinaga.

“iya ngeri skrang apalagi scam” komentar Shiren

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ternyata benar kerja scam atau pun judol di kamboja itu mengerikan , ini pasti disiksa gk mungkin jatuh…” komentar Bima Reksa

BACA JUGA: Revaldo Sinaga Pemuda yang Tewas di Kamboja Tulang Punggung Keluarga

Namun lain halnya komentar dari akun Lee Tan, ia mengatakan sebelum meninggal Revaldo Sinaga bekerja di Crown Casino.

Bahkan dalam komentarnya, Lee Tan menyebut sebelum meninggal dunia, Revaldo sudah dikeluarkan dari pekerjaannya.

“waktu di keluarkan sama pihak kantor dia udh terganggu jiwanya n di kasih jga pasport nya. Dan dia jga lompat dri gedung yg lagi di bangun itu kan sempat masuk tv kamboja” tulisnya lagi

BACA JUGA: Kisah Revaldo Sinaga di Kamboja, Dikabarkan Meninggal Mei Keluarga Baru tahu Akhir November

Sebelumnya beberapa kali sempat viral, para pekerja di Kamboja khusnya di perusahaan scam kerap mendapat siksaan.

Selain mendapatkan siksaan, para pekerja scam atau yang mereka sebut kerja di perusahan cungkok dipaksa untuk melakukan penipuan dari para korbannya.

Bahkan disebut-sebut, bila tidak mendapatkan target para pekerja scam tersebut kerap mendapat siksaan dan harus membayar denda sejumlah uang bila ingin keluar dari perusahaan tersebut.

BACA JUGA: Sebelum Tewas Revaldo Sinaga disebut Bekerja di Crown

Yang lebih parah, biasanya para Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai scammer selain tidak menerima gaji dan mendapat siksaan, biasanya mereka diperjual belikan oleh bos cungkok (bos scammer) dari perushaan satu ke perusahaan lainnya.

BACA JUGA  Mengerikan, Detik-Detik Danramil Panilai Letda Inf Oktovianus Sogalrey Disergap KKB Papua

Revaldo Sinaga warga Deli Serdang yang meninggal dunia di kamboja merupakan tulang punggung keluarganya. Jenazah Revaldo saat ini dibekukan di rumah es di Kamboja sejak bulan Mei lalu

Ia dikabarkan nekat bekerja di Kamboja, karena keterbatasan ekonomi keluarganya sehingga ia nekat merantau ke Kamboja.

Ibu Revaldo diketahui sudah meninggal dunia dan sang ayah hidup dengan kondisi memprihatinkan karena tuna runggu.

Hingga saat ini pihak keluarga, masih belum bisa memulangkan jenazah Revaldo Sinaga karena masih tertahan biaya.

Pihak keluarga harus menyediakan uang sebesar Rp 120 Juta untuk memulangkan jenazahnya.

Revaldo Sinaga dikabarkan meninggal dunia pada 11 Mei lalu, namun keluarga baru mengetahui pemuda 21 tahun tersebut meninggal akhir November lalu.

 

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB