Jalur Berastagi-Medan Lumpuh Akibat Longsor di Tahura

Minggu, 24 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaaraan dari Berastagi ke Medan dan sebaliknya tampak terjebak kemacetan akibat terjadi longsor di Tahura, Sabtu (24/11/2024) malam. (Foto: Diva Suwanda)

Sejumlah kendaaraan dari Berastagi ke Medan dan sebaliknya tampak terjebak kemacetan akibat terjadi longsor di Tahura, Sabtu (24/11/2024) malam. (Foto: Diva Suwanda)

Karo, PotretSumut-Jalan lintas utama penghubung dari Kabupaten Tanah Karo ke Kota Medan lumpuh total tadi malam, Sabtu (24/11/2024).

Berdasarkan amatan wartawan di lokasi, hingga Minggu (25/11/2024) dini hari, kendaraan bermotor dari arah Berastagi ke Medan mengular menunggu material longsor dievakuasi.

Untuk diketahui, jalan utama lintas kabupaten dan provinsi ini terputus akibat tertimbun longsor sejak sekira pukul 18.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Longsor yang terjadi di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) ini terjadi disebabkan karena kawasan Berastagi diguyur hujan seharian.

Diketahui, hujan mengguyur wilayah Berastagi sejak siang hingga malam hari tadi dengan intensitas deras.

Pantauan di lokasi, para pengendara terutama yang menggunakan mobil pribadi, angkutan umum, maupun truk, tampak sudah kelelahan akibat kemacetan ini.

Terlihat, sebagian besar pengendara sudah mematikan mesin kendaraannya untuk menghemat bahan bakar karena memang lalu lintas lumpuh total.

Sebagian ada pengendara yang berjalan di sekitar kendaraannya, ada juga pengendara yang tampak menepi ke warung untuk sekadar membeli camilan.

Bahkan, mengingat waktu yang sudah larut malam banyak pengendara yang memilih untuk melepas lelah dengan tidur di dalam kendaraannya.

Seperti yang diungkapkan oleh seorang pengendara bernama Robby, dirinya yang awalnya berangkat dari Kota Medan sudah terlalu lelah karena kemacetan yang terjadi malam ini.

“Terpaksa terancam tidur di jalan lah kalau gini, enggak jalan sama sekali,” ujar Robby, Minggu (24/11/2024) dini hari.

Diketahui, setelah mendapatkan informasi longsor ini, pihak terkait mulai dari kepolisian, TNI, maupun Pemkab Karo sudah berkolaborasi untuk melakukan upaya penanganan.

Informasi yang didapat, dari empat titik longsor yang terjadi salah satunya sudah dilakukan evakuasi menggunakan alat berat. (*)

BACA JUGA  Rico Waas Ingatkan Dinas SDAMBK Kota Medan Tangani Keluhan Masyarakat soal Infrastruktur

Editor : Diva Suwanda

Sumber Berita : Tribun Medan

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB