Rico Waas Ingatkan Dinas SDAMBK Kota Medan Tangani Keluhan Masyarakat soal Infrastruktur

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluhan layanan publik jalan rusak dan drainase yang dari warga Medan langsung direspon Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Rico menggelar rapat dengan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di hari pertama setelah libur panjang Lebaran, Selasa (8/4/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Keluhan layanan publik jalan rusak dan drainase yang dari warga Medan langsung direspon Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Rico menggelar rapat dengan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di hari pertama setelah libur panjang Lebaran, Selasa (8/4/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Medan, PotretSumut – Keluhan layanan publik jalan rusak dan drainase yang dari warga Medan langsung direspon Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Rico menggelar rapat dengan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di hari pertama setelah libur panjang Lebaran, Selasa (8/4/2025).

“Saya mengingatkan dan menegaskan kepada Dinas SDABMBK Kota, bahwa sudah begitu banyak laporan yang saya terima dari berbagai sumber, dan bahkan sempat saya cek langsung ke lokasi terkait baik itu permasalahan jalan yang rusak, drainase tersumbat, serta berbagai permasalahan konstruksi lainnya yang membuat ketidaknyamanan masyarakat,” kata Walikota Medan.

Satu di antara masalah jalan yang rusak adalah munculnya sinkhole setelah adanya proyek drainase di Jalan PDAM area Jalan TB Simatupang. Jalan tiba-tiba amblas membentuk lingkaran dengan dua meter, yang kini proses pemadatan dan akan diaspal ulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta ini untuk percepatan sesegera mungkin, terutama di titik-titik vital yang statusnya sudah rawan atau bahkan membahayakan bagi masyarakat,” kata Rico Waas.

“Jangan lagi ditunda-tunda. Kalau bisa prosedur administrasinya bisa selesai dalam waktu secepatnya. Sehingga proses pengerjaannya juga bisa dilaksanakan. Karena kebutuhan dan kepentingan masyarakatlah yang paling utama,” tambahnya.

Hasil penelusuran, diketahui Dinas SDABMBK Kota Medan masukan beberapa anggaran belanja di LPSE untuk proyek Jembatan Jalan Gembung Rp 1,7 M, Jembatan Jalan Kakap Rp 1,7 M, Jembatan Rp 7,2 M, Jembatan Hos Cokroaminoto Rp 5,2 M, hingga besi beton polos Rp 199 juta.

“Itu nanti peruntukan untuk keperluan penanganan swakelola. Untuk drainase, talud yang perlu penanganan mendesak,” katanya ditanya rinci soal belanja besi beton. (DIV)

BACA JUGA  Pemprov Sumut Siapkan Regulasi Ojol dan Sanksi Tegas Aplikator yang Melanggar 

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru