Balon Udara Meledak di Ponorogo, 4 Anak Terluka

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balon Udara Meledak di Ponorogo (instagram @memomedsos)

Balon Udara Meledak di Ponorogo (instagram @memomedsos)

Potretsumut.com – Empat orang anak terluka dan satu diantaranya mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit akibat meledaknya balon udara di Ponorogo, Jawa Timur.

Empat anak tersebut dibawa ke RSUD Harjono Ponorogo untuk mendapat perawatan medis.

Tiga di antaranya mengalami luka ringan, sementara satu orang mengalami luka serius dengan keparahan mencapai 60 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang diunggah akun instagram @memomedsos, peristiwa tersebut bermula ketika anak-anak dan warga setempat sedang menaikkan balon udara tanpa awak di persawahan Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo.

BACA JUGA  Gischa Debora Ditetapkan Jadi Tersangka dan Akui Kesalahannya

Balon udara tersebut juga dilengkapi dengan petasan berukuran besar.

Namun, sebelum balon tersebut terangkat, rangkaian petasan tiba-tiba meledak. Kejadian ini menyebabkan luka-luka pada keempat orang tersebut.

Dr. Agustina Wulandari, anggota tim medis RSUD Harjono Ponorogo, menyatakan bahwa satu korban mengalami luka bakar yang cukup serius, mencapai 60 persen.

BACA JUGA  Berstandard Fifa, Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Selesai Oktober 2024

Hal ini menunjukkan tingkat keparahan dari kejadian tersebut.

“Satu korban alami luka bakar hingga 60 persen,” ujar dr. Agustina Wulandari

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari meledaknya balon udara tanpa awak tersebut.

Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.

Kejadian tersebut memberikan peringatan penting akan bahaya yang mungkin terjadi ketika menggunakan balon udara tanpa awak dan bahan-bahan piroteknik.

Semua pihak perlu meningkatkan kesadaran akan faktor keselamatan dalam melaksanakan kegiatan yang melibatkan alat-alat tersebut. (*)

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB