4. Masalah pada Rem Bus
Pihak kepolisian menyelidiki masalah rem bus yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Sopir bus mengaku telah memperbaiki rem pada saat istirahat siang hari sebelum kecelakaan terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, rem kembali bermasalah pada malam harinya, menyebabkan bus sulit dikendalikan dan akhirnya menabrak beberapa kendaraan di sekitarnya.
5. Rem Sempat Rusak dan Diperbaiki
Menurut pengakuan sopir bus tersebut, Sadira, bus Fajar Utama mengalami kerusakan pada remnya dan telah diperbaiki saat istirahat siang hari sebelum kecelakaan terjadi di Ciater, Subang, pada Sabtu (11/5) malam.
Meskipun Sadira selamat dari kecelakaan tersebut, namun dia mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya, termasuk kepala, tangan, dan kaki.
Saat ini, ia masih menjalani perawatan di RSUD Subang. Menurutnya, meskipun rem bus telah diperbaiki saat istirahat, namun saat kecelakaan terjadi, rem kembali mengalami masalah.
Hal ini menyebabkan Sadira kesulitan mengendalikan kendaraannya, dan dia memutuskan untuk membuang kendaraan tersebut agar tidak menimbulkan korban lebih banyak lagi.
“Waktu itu saya buang kendaraan yang saya kemudikan tersebut, saya buang ke kanan kena mobil Feroza dan 3 motor. Padahal, waktu itu ada sekitar 5 motor jika tidak dibuang (banting setir) akan banyak korban,” ungkap Sadira.
6. Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Pihak pengelola bus akan dimintai keterangan terkait perawatan bus tersebut.
Selain itu, Kementerian Perhubungan juga mencatat bahwa bus tersebut tidak memiliki izin dan status uji berkalanya telah kedaluwarsa. Data ini akan digunakan dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






