Dibalik Kegigihan Maria Catarina Sumarsih: Kisah Seorang Ibu Berani Melawan

Sabtu, 17 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misalnya, akun Twitter @ClarissaIcha menegaskan bahwa langkah Sumarsih adalah tindakan pengungkapan kebenaran yang patut dihargai.

“Bu Sumarsih bergereja di paroki yang sama dengan keluarga gue. Sering ketemu beliau dengan pakaian serba hitamnya. Tiap hari dia berkabung itu aksi. Tiap minggu, dia Kamisan itu aksi. Kalau ada orang asbun (asal bunyi) bilang ini isu 5 tahunan, wawasannya cuman selebar layar HP,” tulisnya.

Konsistensi dan Keteguhan Sumarsih

Sumarsih telah menunjukkan konsistensi dan keteguhan dalam perjuangannya untuk keadilan.

Meskipun telah berpuluh-puluh tahun berdiri di depan Istana Kepresidenan, ia tidak pernah kehilangan semangatnya.

Hal ini tercermin dari pernyataan Theodora Hapsaro melalui akun Twitter @hepiyopiyo, yang menegaskan bahwa Sumarsih tidak pernah takut menjadi bahan tertawaan dan cercaan, karena ia hanya meminta keadilan kepada pemerintah terhadap putranya.

“She chose to be what she is now kendati sadar Wawan ndak akan kembali. Biar apa? Ya biar ndak ada kekejian yang sama. Aksi Kamisan is not for her. It is for us,” ucapnya

Harapan dan Tuntutan Sumarsih

Dalam setiap aksi Kamisan, Sumarsih dan keluarga korban lainnya menyampaikan harapan mereka agar pemerintah dapat segera membongkar kebenaran tentang pelanggaran HAM berat di masa lalu.

Mereka berharap agar keadilan dapat terwujud dan para pelaku pelanggaran HAM bisa diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Menurut Sumarsih, aksi Kamisan telah memberikan dampak positif dalam upaya penegakan hukum. Beberapa kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah, terutama pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai respons atas tekanan dan perjuangan yang dilakukan oleh para aktivis HAM, termasuk keluarga korban.

BACA JUGA  Pemilik saham judi Online asal Kalbar dituntut 3,5 tahun

Maria Catarina Sumarsih adalah salah satu simbol perjuangan bagi keluarga korban pelanggaran HAM di Indonesia. Melalui aksi Kamisan yang dilakukannya setiap Kamis, ia tidak hanya mempertanyakan keberadaan putranya yang hilang, tetapi juga menuntut keadilan bagi semua korban.

Tuduhan yang tidak berdasar terhadapnya hanya menguatkan solidaritas warganet yang membela perjuangannya.

Sumber: Twitter (X)

Berita Terkait

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Peduli Pendidikan Keagamaan, Al Haura Sumut Bagikan Al-Qur’an ke Santri di Tapsel
Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 08:31 WIB

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu

Berita Terbaru

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:29 WIB