Bupati Labuhanbatu Diciduk KPK! Rahasia Harta Kekayaannya Terungkap!

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan oprasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga.

Erik Adtrada Ritonga diduga terlibat bersama 9 orang lainnya dalam kasus penerimaan gratifikasi dan suap. Saat penangkapan, KPK berhasil menyita bukti berupa uang dan barang.

Ketua KPK, Nawawi Pomolango, mengungkapkan bahwa OTT di Kabupaten Labuhanbatu terkait dengan dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, Nawawi belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai sektor pengadaan barang dan jasa tersebut.

Erik Adtrada Ritonga telah menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu selama 3 tahun sejak dilantik pada 13 September 2021. Kemenangannya pada Pilkada Labuhanbatu 2021, dengan dukungan dari Partai NasDem, Hanura, dan PDIP, tidak lepas dari kontroversi.

Lawannya, calon nomor urut 3 Andi Suhaimi Dalimunthe dan Faizal Amri Siregar, mengajukan sengketa hasil pemilihan ke Mahkamah Konstitusi. Meskipun begitu, Mahkamah Konstitusi akhirnya mengakui kemenangan Erik.

Selain berkarier sebagai politikus, Erik juga seorang dokter dan keluarganya memiliki rumah sakit di Labuhanbatu.
Pendidikan sarjana Erik di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara berlangsung dari 1999 hingga 2004. Ia melanjutkan studi magister di Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan pada 2016-2017.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Erik telah berperan sebagai Direktur Rumah Sakit Elpi Al Azis (2015-sekarang), yang dimiliki keluarganya, dan sebagai Anggota DPR-RI pada periode 2018-2019.

Berdasarkan data LHKPN KPK tahun 2022, harta kekayaan Erik Adtrada Ritonga mencapai Rp 15.595.539.150, tanpa catatan utang. Harta tersebut meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 12.214.000.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp 600.000.000, harta bergerak lainnya Rp 350.500.000, dan kas sebesar Rp 2.431.039.150.

Berikut rincian harta kekayaan Erik Adtrada Ritonga berasarkan laman lhkpn.kpk.go.id

BACA JUGA  Tersangka Pembunuh Wanita di Berastagi Gunakan Narkoba Sebelum Siksa Korban Puaskan Fantasi Seks

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB