Ternyata Aktor Utama Penyelundupan Imigran Rohingya, Ini Modus yang Mereka Lakukan

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Aceh bersama Polres setempat berhasil mengungkap kasus penyelundupan imigran Rohingya

Polda Aceh bersama Polres setempat berhasil mengungkap kasus penyelundupan imigran Rohingya

Potretsumut.com – Polda Aceh bersama Polres setempat berhasil mengungkap kasus penyelundupan imigran Rohingya ke Indonesia.

Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Kabid Humas Polda Aceh, mengungkapkan bahwa koordinator utama penyelundupan imigran Rohingya ke Indonesia adalah Security Camp Bangladesh.

Informasi ini terkuak dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku yang berhasil ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyelundupan warga Bangladesh atau Rohingya ini dikomandoi oleh koordinator utama, yaitu Security Camp Bangladesh beserta kapten kapal,” ujar Joko dalam keterangan tertulis pada Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA  Elektabilitas Paslon Nomor 3 Donal- Andri Teratas Pilkada Binjai 2024

Dia juga menjelaskan bahwa para pelaku memungut biaya antara 20 ribu hingga 100 ribu taka atau sekitar Rp3 juta hingga Rp15 juta per orang.

Uang yang terkumpul digunakan oleh koordinator, termasuk kapten kapal, nahkoda, dan operator mesin, untuk membeli kapal, bahan bakar minyak (BBM), serta bahan makanan untuk perbekalan selama pelayaran ke tujuan akhir.

“Pengungsi diidentifikasi terlebih dahulu sesuai tujuan negara, apakah ke Indonesia, Malaysia, atau Thailand. Kapal disesuaikan dengan negara tujuan. Namun, karena penjagaan perairan Thailand dan Malaysia yang ketat, mereka cenderung mengalihkan arah ke Indonesia,” terangnya.

Keuntungan dari kegiatan penyelundupan ini dibagi antara koordinator utama di Camp Cox’s Bazar Bangladesh, kapten kapal, nahkoda, dan operator mesin setelah dipotong biaya operasional.

Joko juga mengungkapkan keterlibatan warga negara Indonesia dalam penyelundupan ini, yaitu dengan membantu keluarnya imigran Rohingya dari tempat penampungan di Aceh.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB