Tentara Israel Serbu dan Jadikan RS Al-Shifa Menjadi Penjara

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para korban meninggal dunia akibat gempuran Israel tergeletak di depan RS Al Shifa, Gaza, mengingat rumah sakit tersebut tidak punya lagi kapasitas dan minim sumber daya listrik.

Para korban meninggal dunia akibat gempuran Israel tergeletak di depan RS Al Shifa, Gaza, mengingat rumah sakit tersebut tidak punya lagi kapasitas dan minim sumber daya listrik.

“Kami akan hidup bersama mereka atau mati bersama mereka. Kami akan melakukan hal yang mustahil untuk dapat bertahan, tetapi persediaan untuk bertahan sangat kurang, terutama air,”

Seorang saksi mata di Rumah Sakit Al-Shifa seperti yang dilansir dari BBC mengatakan pasukan Israel bergerak semalaman dan menginterogasi orang-orang di dalam rumah sakit.

Israel telah lama menuduh Hamas memiliki pusat komando di bawah bangunan RS Al-Shifa dan AS mengeklaim punya data intelijen yang mendukung tuduhan Israel, namun Hamas membantahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini tentara Israel “menguasai penuh” RS Al-Shifa. Sekitar 100 tentara komando telah memasuki bangunan utama rumah sakit pada malam hari, dan enam tank juga berada di area rumah sakit

“Mereka memasuki unit gawat darurat utama, beberapa tentara mengenakan masker dan berteriak dalam bahasa Arab ‘jangan bergerak, jangan bergerak’.”

BACA JUGA : AH yang Terjaring OTT Polda Sumut Baru Dua Bulan dilantik Sebagai Komisioner Bawaslu

Pasukan Israel kemudian menggeledah kamar demi kamar dan lantai demi lantai. Mereka menginterogasi semua staf rumah sakit dan para pasien sembari didampingi tenaga medis dan penerjemah bahasa Arab.

Melalui pengeras suara, militer Israel meminta semua pria berusia antara 16 dan 40 tahun meninggalkan gedung rumah sakit, kecuali bagian bedah dan gawat darurat, dan pergi ke halaman rumah sakit.

Tentara Israel melepaskan tembakan ke udara untuk memaksa mereka yang masih berada di dalam untuk keluar.

Dia juga mengatakan mereka telah memasang alat pemindai dan meminta semua orang untuk melewatinya.

BACA JUGA  Serangan Bertubi-tubi Israel, 3 Relawan WNI Hilang

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru