Darurat Judi Online: Dengan Gampangnya Situs Pemerintah dan Kampus Jadi Target Peretasan

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa situs pemerintahan dan pendidikan yang di hack situs judi online

Beberapa situs pemerintahan dan pendidikan yang di hack situs judi online

Pernyataan Tegas Presiden Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas menyuarakan larangan dan bahaya judi daring atau online. Dalam penegasannya, Presiden mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian baik secara offline maupun online.

“Jangan judi.. Jangan judi.. Jangan berjudi.. baik secara offline maupun online. Lebih baik kalau ada rezeki, ada uang itu ditabung atau dijadikan modal usaha,” tegas Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, sebagaimana ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 12 Juni 2024.

BACA JUGA  Daftar Jalan Tol di Sumut yang akan dibuka saat Nataru 2024

Presiden juga menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan akibat praktik judi. Mulai dari kehilangan harta benda, perpecahan keluarga, hingga meningkatnya tindakan kejahatan dan kekerasan yang terjadi di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Judi itu bukan hanya mempertaruhkan uang, bukan hanya sekedar gim iseng-iseng berhadiah. Tapi judi itu mempertaruhkan masa depan, baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga, dan masa depan anak-anak kita,” ungkap Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah terus serius melakukan upaya pemberantasan dan memerangi perjudian online. Saat ini, lebih dari 2,1 juta situs judi online telah ditutup oleh pemerintah, selain pembentukan satgas khusus untuk mengatasi masalah ini.

Menkominfo: Darurat Judi Online

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebut bahwa Indonesia saat ini dalam keadaan darurat judi online. Banyak orang yang terlilit hutang akibat kecanduan judi online.

“Rata-rata orang awalnya hanya ingin coba-coba lalu kecanduan dan akhirnya terjerumus. Judi online juga disebut menciptakan orang miskin baru,” ujar Budi Arie.

BACA JUGA  KPU Sumut Buka Pendaftaran KPPS, Ini Contoh Tes Wawancara KPPS beserta Kunci Jawabannya

Peretasan situs pemerintah dan kampus oleh pemilik situs judi online menunjukkan bahwa ancaman keamanan siber semakin serius. Ini tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga merusak citra dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan dan pendidikan.

Peretasan situs pemerintahan dan kampus oleh pemilik situs judi online adalah peringatan serius tentang pentingnya keamanan siber. Upaya bersama dari berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan literasi digital dan memperkuat sistem keamanan siber di Indonesia. (*)

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru