Korban Meninggal Banjir Bandang di Sumatera Batat Bertambah jadi 44 Orang, 15 masih dilaporkan Hilang

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi permukiman warga dan sarana publik pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Agam, Sabtu (11/5) malam. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan upaya penanganan darurat. (BPBD Kabupaten Agam)

Kondisi permukiman warga dan sarana publik pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Agam, Sabtu (11/5) malam. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan upaya penanganan darurat. (BPBD Kabupaten Agam)

Potretsumut.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan korban meninggal akibat banjir bandang menjadi 44 orang dan 15 orang masih belum ditemukan setelah terjadi banjir bandang lahar dingin di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Sabtu malam.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, per pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 44 orang.

BACA JUGA  Korban Meninggal Banjir Bandang Agam Bertambah jadi 27 Orang

“19 orang di Kabupaten Agam, 14 orang di Kabupaten Tanah Datar, 2 orang di Padang Panjang, 1 orang di Kota Padang, dan 8 orang di Padang-Pariaman,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban jiwa, Abdul Muhari juga menyebutkan bahwa sebanyak 71 rumah hilang dan 125 rumah mengalami kerusakan sedang akibat banjir bandang tersebut.

BACA JUGA  Polda Sumut Gerebek 7 Lokasi Judi dan Narkoba di Deliserdang, Binjai dan Langkat

Hingga saat ini, 15 orang masih dilaporkan hilang akibat bencana tersebut. Tim penyelamat terus melakukan proses evakuasi untuk mencari 15 orang yang masih belum ditemukan tersebut.

Korban hilang terutama terkonsentrasi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, di mana 19 orang dan 14 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 3 orang dan 12 orang masih dalam pencarian.

Dengan adanya upaya evakuasi yang terus dilakukan oleh petugas, diharapkan korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dan mendapatkan pertolongan yang tepat.

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru