Fakta Mengejutkan, 266 Petugas Pelaksana Pemilu di Sumut Sakit dan 2 Meninggal, Apa Penyebabnya?

Sabtu, 17 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Krisis Kesehatan di Tengah Pemilu, jumlah Petugas Pelaksana Pemilu yang sakit terus meningkat di Sumut tercatat 2 orang meninggal

Dari laporan terbaru yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), terungkap bahwa jumlah petugas pelaksana pemilu 2024 yang mengalami sakit terus bertambah.

Hingga Jumat, 16 Februari 2024, jumlah mereka telah mencapai angka 266 orang.
Hal ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam menjaga kesehatan para petugas yang bertugas dalam proses pemilu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Update Kondisi Kesehatan Petugas Pelaksana Pemilu dari Dinkes Sumut

Menurut Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Sumut, dr Nelly M Kes, laporan terkait kondisi kesehatan petugas telah diterima sejak tanggal 13 Februari 2024.

BACA JUGA  Duka Pemilu 2024: 23 KPPS Meninggal dunia, Ribuan Petugas Terkena Dampak, Ini Rinciannya!

“Dua meninggal dunia, 1 dari Medan dan 1 lagi berasal dari Langkat,” jelasnya.

Setiap hari, pihak Dinkes terus mengupdate data tersebut, dan pada hari pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024, sebanyak 82 orang telah dirawat di rumah sakit atau puskesmas.

Penyebab Utama Penyakit yang Diderita

Dr. Nelly menjelaskan bahwa penyakit yang umum diderita oleh petugas pemilu meliputi kelelahan, hipertensi, dan masalah pencernaan seperti sakit perut.

BACA JUGA  Dedi Iskandar Batubara Raih Perolehan Suara Tertinggi di DPD RI Sumut di Pemilu 2024

Faktor-faktor seperti bekerja hingga larut malam dalam proses penghitungan suara serta pola makan yang tidak teratur menjadi penyebab utama kondisi kesehatan yang memburuk.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB