Duka Pemilu 2024: 23 KPPS Meninggal dunia, Ribuan Petugas Terkena Dampak, Ini Rinciannya!

Sabtu, 17 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Makassar Hambalii (kanan) didampingi anggotanya Abdi Goncing (dua kanan) saat melayat di rumah duka anggota KPPS 007 Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala di Kompleks  Taman Makassar Indah di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/2/2024). ANTARA/Darwin Fatir/aa.

Ketua KPU Makassar Hambalii (kanan) didampingi anggotanya Abdi Goncing (dua kanan) saat melayat di rumah duka anggota KPPS 007 Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala di Kompleks Taman Makassar Indah di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/2/2024). ANTARA/Darwin Fatir/aa.

Potretsumut.com – Duka pemilu 2024, 23 petugas KPPS gugur dalam tugasnya dan ribuan petugas terkena dampak serius di Pemilu 2024

Pada Pemilu 2024 yang baru saja berlangsung, tragedi menimpa puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tewas dalam tugas mereka mengawal jalannya proses demokrasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, menyampaikan data yang menggemparkan tentang korban jiwa yang terdiri dari berbagai elemen, termasuk KPPS, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hasyim Asyari, jumlah korban jiwa mencapai 35 orang. Rincian tersebut adalah sebagai berikut:

– PPS: 3 orang

– KPPS: 23 orang

– Linmas: 9 orang

Selain korban jiwa, Pemilu 2024 juga meninggalkan dampak serius terhadap ribuan petugas ad hoc yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

BACA JUGA  Satu Rumah di Tapian Nauli Tertimpa Longsor

Data yang disampaikan oleh KPU RI mengungkapkan bahwa ribuan petugas ad hoc mengalami sakit setelah pemungutan suara pada 14 Februari lalu.

Di antara mereka, jumlah korban sakit terbanyak terdapat di kalangan KPPS.

“Total petugas yang mengalami sakit mencapai 3.909 orang,” ucapnya

ia menambahkan total yang sakit dengan rincian sebagai berikut, PPK 119 orang, PPS 596 orang, KPPS 2.878 orang, Linmas 316 orang

Tragedi yang menimpa puluhan KPPS yang tewas dalam tugas mereka mengawal Pemilu 2024 menjadi sebuah cerminan akan risiko yang dihadapi oleh para penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas negara.

Data yang disampaikan oleh KPU RI menggambarkan skala masalah yang serius dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah serta seluruh pihak terkait untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB