Medan Zoo Tutup, Ternyata Ada 116 Satwa yang Butuh Orang Tua Asuh!, Bagaimana Nasibnya

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kandang hewan yang terlihat rusak di Medan Zoo, Sumatra Utara, Kamis (18/1/2024). (Antara/Fransisco Carolio)

Kondisi kandang hewan yang terlihat rusak di Medan Zoo, Sumatra Utara, Kamis (18/1/2024). (Antara/Fransisco Carolio)

Potretsumut.com – Ada 116 satwa yang butuh perlindungan di Medan Zoo. Simak bagaimana orang tua asuh dapat merubah nasib mereka dan memberikan harapan baru!

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengambil keputusan menutup sementara Medan Zoo di kawasan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (21/1).

Namun, bagaimana nasib para hewan di Medan Zoo dan dampak penutupannya?. Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan sebagai pengelola mengambil langkah proaktif dengan mencari orang tua asuh untuk memberi makan satwa-satwa yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PUD Pembangunan sedang melakukan lobi dengan perusahaan-perusahaan yang punya nurani dan empati terhadap kesejahteraan satwa,” ungkap Pjs Dirut PUD Pembangunan Medan, Bambang Hendarto.

Langkah kerja sama ditawarkan dalam bentuk orang tua asuh, dan PUD Pembangunan berharap ada perusahaan atau individu yang bersedia bergabung.

monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) Medan Zoo
Seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berada dalam kandang yang rusak di Medan Zoo, Sumatera Utara, Kamis (18/1/2024). (Antara/Frans)

“Rencana kita untuk melakukan kerja sama dalam bentuk orang tua asuh,” ucap Bambang.

Dengan 116 satwa yang berada di Medan Zoo saat ini, orang tua asuh akan berperan dalam pembiayaan kesejahteraan, revitalisasi kandang, serta pakan dan kesehatan satwa.

“Hari ini, di sana tinggal sekitar 116 satwa kita. Kami tawarkan kepada siapa pun yang ingin menjadi orang tua asuh. Mereka akan membiayai, termasuk pakan, kesejahteraan, kesehatan, dan juga revitalisasi kandangnya,” tambahnya.

Penutupan Medan Zoo direkomendasikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia. Bobby Nasution menjelaskan bahwa penutupan bukan karena kondisi viral, melainkan untuk pembangunan baru di lokasi tersebut.

Kondisi Wahana anak medan zoo
Kondisi wahana bermain yang terlihat terbengkalai di Medan Zoo, Sumatera Utara, Kamis (18/1/2024). (Antara/Fransisco Carolio)

“Pembangunan Medan Zoo akan segera dimulai. Kita akan menutupnya sementara karena pembangunan,” ucapnya.

Meski ada sorotan terhadap kondisi Medan Zoo, penutupan ini bertujuan untuk perbaikan dan pembangunan yang lebih baik. Keberlanjutan pembangunan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

BACA JUGA  Polda Sumut Ringkus Bandar 20 Kg Ganja Jaringan Napi Rutan

Medan Zoo, sebagai unit usaha milik PUD Pembangunan Kota Medan, memerlukan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan satwa.

Dalam dua bulan terakhir, tiga ekor harimau meninggal, dan kondisi kandang serta pembayaran gaji pegawai menjadi sorotan.

Orang tua asuh diharapkan dapat membantu menyokong keberlanjutan dan perbaikan di Medan Zoo.

Sumber: detik

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB