Namun, tersedia pula pendopo yang bisa kamu gunakan untuk beristirahat sejenak sembari menikmati kesejukan udara sekitar.
Danau Lau Kawar termasuk dalam jenis danau vulkanik yang tercipta dikarenakan letusan gunung dan pergerakan tanah yang terjadi saat gunung meletus.
Danau Lau Kawar memiliki luas hingga mencapai kurang lebih 200 hektar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan danau-danau lain yang ada di Sumatera Utara, Danau Lau Kawar memiliki keindahan yang memesona.
Diketahui kedalaman Danau Lau Kawar sekitar 40-50 meter
Setelah kejadian meletusnya Gunung Sinabung beberapa tahun yang lalu, diduga kedalamannya bisa lebih dalam lagi.
Datanglah ke kawasan Karo, Berastagi untuk melihat pesona Danau Lau Kawar. Kamu hanya perlu menempuh 3 jam berkendara dari pusat Kota Medan.
Cagar Alam Sibolangit

Tempat wisata di Sumatera Utara lainnya adalah Cagar alam Sibolangit. Wisata alam ini masih berada satu kawasan dengan Taman Wisata Sibolangit.
Sesuai fungsinya sebagai cagar alam, di sini kamu bisa menemukan beragam flora dan fauna langka.
Mulai dari pohon angsana,sonokembang, meranti, durian hutan, hingga hewan langka seperti lutung adalah beberapa habitat yang dilindungi di Cagar Alam Sibolangit.
Lokasinya yang berada di Jalan Letjend Jamin Ginting KM 38, Batu Layang, Sibolangit ini memiliki akses yang cukup mudah.
Setidaknya, kamu perlu menempuh jarak 40 km atau sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Medan. Jika tertarik mengunjunginya, kamu perlu meminta izin terlebih dahulu dengan pengelola setempat.
Tak hanya itu, kamu juga harus menyiapkan kondisi fisik agar bisa mengelilingi cagar alam seluas 100 hektar ini.
Salju Panas Tinggi Raja

Jika di Pulau Jawa kamu mengenal Kawah Putih Ciwidey, maka di Sumatera Utara terdapat wisata serupa bernama Salju Panas Tinggi Raja.
Kamu tentu bertanya-tanya mengenai asal-usul penamaan lokasi tersebut, bukan? Kata “salju” dipilih karena di tempat ini terdapat sebuah kawah yang didominasi warna putih seperti salju.
Sedangkan kata “panas”, digunakan karena air berwarna biru kehijauan kawah bersuhu panas.
Tempat ini mirip seperti danau. Di tengahnya terdapat air panas berwarna biru kehijauan yang mengeluarkan asap dari dalamnya. Sungguh indah.
Hamparan putih yang menutupi tanah di kawasan ini serupa abu bekas pembakaran. Sedangkan warna putih yang berada di sekitar kawah terlihat seperti memagari air panas di tengahnya adalah bebatuan kapur. Mirip seperti es. Sehingga bisa saja orang terkecoh mengira dominasi warna putih tersebut adalah hamparan salju jika dilihat melalui sebuah gambar.
Bebatuan kapur yang terlihat seperti telur-telur besar yang sedang berjejer di salah satu tepi kawah terlihat sangat artistik.
Apalagi dialiri air panas di atasnya yang senantiasa mengeluarkan asap. Terlihat seperti hiasan air kolam di rumah mewah. Mulut ini tak hentinya berdecak kagum.
Banyak keunikan di kawah putih ini yang tidak dimiliki kawah putih Ciwidey. Seperti terdapatnya aliran air sungai yang tercampur dengan curahan air panas.
Namun campuran air ini tidak terasa panas. Banyak pengunjung yang mandi di sini. Sungai ini terletak tak jauh dari kawah putih.
Banyak pondok pedagang makanan dan minuman di sini. Jika Anda merasa haus atau lapar bisa memanfaatkan tempat ini untuk menyantap Mi Cup atau sekedar duduk sembari minum kopi di pondok-pondok kayu yang ada. Aneka jajanan tersedia di sini.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







