PWPM Sumut dan Diagram Center Indonesia Gelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa di 13 Kota

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (PWPM Sumut) bersama Diagram Center Indonesia (DCI) akan melaksanakan Program Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa di 13 kota/kabupaten di Sumatera Utara. (Foto: Ist)

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (PWPM Sumut) bersama Diagram Center Indonesia (DCI) akan melaksanakan Program Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa di 13 kota/kabupaten di Sumatera Utara. (Foto: Ist)

Medan, PotretSumut – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (PWPM Sumut) bersama Diagram Center Indonesia (DCI) akan melaksanakan Program Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa di 13 kota/kabupaten di Sumatera Utara.

Sekretaris PWPM Sumut, Rio Alvin Kurniawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemuda Muhammadiyah. Tujuannya untuk berkontribusi dalam pembangunan desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Pelatihan ini terbuka untuk umum namun dengan sistem kuota terbatas. Oleh karena itu, akan ada seleksi khusus bagi peserta yang ingin bergabung,” kata Rio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan kualitas peserta, PWPM Sumut akan melibatkan seluruh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-Sumut dalam proses rekrutmen.

Direktur Diagram Center Indonesia, Dr Taufik Hidayat, menambahkan bahwa materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting.

“Peserta akan mendapat pembekalan tentang Undang-Undang Desa, tata kelola dana desa, program ketahanan pangan dan iklim. Kemudian soal manajemen pemberdayaan masyarakat, serta strategi pemberdayaan BUMDes juga akan djedukasikan,” jelas Taufik.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama satu bulan dalam dua metode. Yakni pelatihan tatap muka (in-house) dan daring melalui zoom meeting.

“Model pelatihan hybrid ini kami rancang agar peserta bisa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal. Baik secara langsung maupun online,” tambah Taufik.

Program ini diharapkan mampu mencetak kader pemberdayaan desa yang siap.  “Yang menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat lokal,” pungkas Taufik. (*)

BACA JUGA  Rektor Unimed Wisuda 2.199 Lulusan, Prof Baharuddin: Kehadiran Sarjana Ditunggu Masyarakat

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi
3.096 Pelajar Lolos SNBP 2026 di UNIMED, 1.788 Penerima KIP-K
DWP Unimed Bagikan 256 Paket Sedekah Ramadan untuk Tenaga Kebersihan Kampus
Mahasiswa Unimed Ciptakan IQRO Elektronik, Bantu Tunanetra Belajar Al-Qur’an Braille
Menuju Indonesia Emas 2045, Unimed Wisuda 1.046 Lulusan Siap Bersaing
Pesan Rektor Unimed ke 2.225 Wisudawan: Ini Bukan Akhir, Tapi Titik Awal Perjuangan 
Unimed Gelar LPTK Cup XXII 2025: 14 PTN Bertarung, Sportivitas dan Kolaborasi Jadi Sorotan
Perpustakaan Unimed Luncurkan dan Bedah Buku Membangun Negeri dari Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:20 WIB

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:44 WIB

3.096 Pelajar Lolos SNBP 2026 di UNIMED, 1.788 Penerima KIP-K

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

DWP Unimed Bagikan 256 Paket Sedekah Ramadan untuk Tenaga Kebersihan Kampus

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:51 WIB

Mahasiswa Unimed Ciptakan IQRO Elektronik, Bantu Tunanetra Belajar Al-Qur’an Braille

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:59 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Unimed Wisuda 1.046 Lulusan Siap Bersaing

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB