Kekerasan verbal atau fisik yang berujung pertengkaran yang berujung pada kekerasan, baik verbal maupun fisik, dapat membuat anak merasa terancam dan tidak aman.
Selain itu, kasus diatas terjadi bisa juga karena kurangnya Komunikasi yang Sehat. Ketika orang tua tidak mampu berkomunikasi dengan baik, itu dapat meningkatkan konflik dan membuat anak-anak menjadi korban situasi tersebut.
Konflik yang tidak diselesaikan dengan baik. Saat masalah dalam hubungan tidak terselesaikan secara sehat, itu dapat menciptakan ketegangan yang berkepanjangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perselisihan mengenai cara mendidik anak juga dapat menyebabkan konflik yang merugikan bagi anak.
Konfrontasi yang terjadi di depan anak-anak dapat meningkatkan kecemasan dan memicu rasa takut pada mereka.
Melibatkan anak dalam konflik orang tua, baik secara sengaja atau tidak, dapat merusak psikologi mereka.
Umumnya seperti kasus Panca Darmansyah (41) yang tega membunuh empat orang anaknya, dikarena masalah finansial dalam rumah tangga.
Hal ini juga dapat menyebabkan stres yang berujung pada konflik yang memengaruhi kehidupan anak.
Saat situasi konflik mengganggu rasa aman anak, hal ini dapat berdampak pada perkembangan emosional mereka.
Ketika salah satu atau kedua orang tua mengalami kesulitan emosional, seperti depresi atau kecemasan yang tidak diatasi, itu bisa memicu konflik dan mengganggu hubungan dengan anak-anak.
10 Langkah Pencegahan untuk Mencegah Anak Menjadi Korban Konflik Orang Tua:
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






