Medan, PotretSumut – Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut terus memperkuat langkah strategis dalam penanganan kenakalan remaja.
Salah satunya dengan menjalin sinergi bersama Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Medan melalui program pembinaan kesehatan reproduksi (Kespro) bagi kelompok remaja berisiko tinggi.
Kegiatan ini menyasar 25 anak binaan LPKA yang saat ini menjalani masa pembinaan. Materi disampaikan oleh psikolog serta fasilitator dari Forum Genre (Generasi Berencana) Sumut, yang memberikan pemahaman seputar pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mencegah perilaku berisiko, hingga membangun pola pikir positif untuk masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Dr Fatmawati, ST, M Eng, menegaskan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dibimbing dengan pendekatan tepat.
“Pembinaan kesehatan reproduksi ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran serta keterampilan remaja agar mampu membuat keputusan bijak demi masa depan mereka,” ujarnya.
Senada, Kepala LPKA Klas I Medan, Fauzi Harahap, Amd IP, SH, MH, menyambut baik kolaborasi ini.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan BKKBN sangat penting dalam mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial anak binaan, sehingga mereka lebih siap kembali ke masyarakat.
Melalui sinergi antara BKKBN Sumut dan LPKA Klas I Medan, diharapkan upaya pencegahan kenakalan remaja dapat berjalan lebih optimal sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi muda sehat, berkarakter dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Kerja Pelayanan KB Daerah Tertinggal, Terpencil, Perbatasan (Galcitas) dan Kespro BKKBN Sumut, Marissa Yanti Sipahutar, bersama tim serta jajaran LPKA Klas I Medan. (*)
Penulis : Redaksi
Editor : Diva Suwanda







