Kasat Lantas Polres Belawan Dipropamkan, Diduga Pungli Uang Jasa Raharja Rp9 Juta

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Belawan bersama jajarannya dilaporkan ke Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) atas dugaan pungutan liar (pungli) terhadap keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang warga Sicanang, Belawan, bernama Esron Sinaga. (Foto: Diva Suwanda)

Kasat Lantas Polres Belawan bersama jajarannya dilaporkan ke Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) atas dugaan pungutan liar (pungli) terhadap keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang warga Sicanang, Belawan, bernama Esron Sinaga. (Foto: Diva Suwanda)

Belawan, PotretSumut – Kasat Lantas Polres Belawan bersama jajarannya dilaporkan ke Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) atas dugaan pungutan liar (pungli) terhadap keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang warga Sicanang, Belawan, bernama Esron Sinaga.

Kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Pelabuhan, tepat di depan Kantor Pelindo Belawan pada 17 Maret 2025 lalu itu hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sudah empat bulan berlalu, namun sopir truk kontainer yang melindas korban hingga tewas di tempat belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, barang bukti truk diduga masih belum diamankan pihak Satlantas Polres Belawan.

Penasihat hukum keluarga korban, Utreck Ricardo Siringoringo, SH, MH, menyayangkan lambannya proses penyelidikan dan penanganan oleh penyidik.

“Kami menilai Satlantas Polres Belawan tidak berani menangkap sopir yang telah menabrak dan menghilangkan nyawa seseorang. Diduga kuat ada kekuatan tertentu yang membekingi sopir tersebut,” tegas Ricardo.

Ricardo menyebut laporan perkara tersebut telah diterima dengan nomor: LP/GAR/A/0204/63-18/III/2025/SPKT Lantas/Polres Belawan.

Tak hanya itu, Ricardo juga melaporkan dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum penyidik bernama Mardian Tarigan, yang disebut-sebut meminta uang sebesar Rp9 juta kepada adik korban saat hendak mencairkan klaim Jasa Raharja di Medan.

Uang tersebut diduga diminta saat keduanya berada dalam sebuah mobil Grab yang ditumpangi bersama tetangga korban.

Laporan terhadap dugaan pelanggaran etik tersebut telah diterima Propam Polda Sumut dengan nomor: SPSP2/107/VI/2025/SubBagYanduan.

“Kami laporkan agar pimpinan lebih memperhatikan kinerja tim di bawahnya. Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami luka parah di kepala, dada, dan kaki,” ujar Ricardo.

Ia juga menyoroti adanya kejanggalan dalam proses hukum, di mana penyidik sempat mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap seseorang bernama Alfed, namun kemudian mengeluarkan SP2HP yang menyatakan belum mengetahui identitas pelaku.

BACA JUGA  Pj Gubsu Ingatkan Waspadai Potensi Ancaman Keamanan dan Ketersidiaan Angkutan Jelang Nataru

“Ini menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang karena surat perintah penangkapan itu tidak bernomor. Padahal domisili pelaku berada di wilayah hukum Polres Belawan. Bahkan sopir sudah pernah datang ke rumah korban dan mengakui bahwa dialah yang menabrak anak korban,” pungkasnya.

Pihak keluarga korban berharap Polda Sumut dan instansi terkait dapat mengambil tindakan tegas agar keadilan dapat ditegakkan dan pelaku segera diproses secara hukum. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:27 WIB

TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:53 WIB

TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Berita Terbaru

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumut, Dr Fatmawati, ST, M Eng, turun langsung ke Kota Sibolga untuk menyerahkan bantuan sekaligus melakukan pembinaan terhadap Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Selasa (3/2/2026) kemarin. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR

Kamis, 5 Feb 2026 - 10:27 WIB

Upaya penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus didorong melalui pembinaan langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Fatmawati, ST, M Eng. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Kamis, 5 Feb 2026 - 09:53 WIB