Di Depan Ratusan Wisudawan, Rektor Unimed Perkenalkan Program Diktisaintek Berdampak

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin. (Foto: Diva Suwanda)

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin. (Foto: Diva Suwanda)

Medan, PotretSumut – Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar wisuda diikuti 744 wisudawan-wisudawati, yang digelar selama dua hari, di Auditorium, Kampus Unimed, 21-22 Mei 2025. Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin, ST, MPd.

Dalam sambutannya, Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda dan orang tua dari wisudawan-wisudawati, yang sudah menyelesaikan akademiknya di Kampus Unimed.

“Mari kita semua mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas Ridho-Nya, kita dapat mengikuti secara hikmat Acara Wisuda Universitas Negeri Medan ini dalam rangka penganugerahan ijazah bagi lulusan Unimed periode Mei 2025,” ucap Prof Dr Baharuddin Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baharuddin berpesan kepada seluruh wisudawan-wisudawati, bahwa wisuda ini sebagai titik awal perjuangan baru dalam mengimplementasikan kemampuan dan skill yang sudah dimiliki selama studi di Unimed.

“Gelar akademik dan keahlian yang telah Saudara peroleh, harus menjadi modal utama agar saudara mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk berkiprah, dan berkarya dalam meniti karir meraih kesuksesan hidup,” sebut Baharuddin lagi.

Rektor Unimed menjelaskan Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi baru saja meluncurkan program baru Diktisaintek Berdampak, sebagai arah baru kebijakan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Indonesia. Program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sains dan teknologi.

“Program Diktisaintek Berdampak merupakan langkah strategis dan transformatif yang dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan nasional dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” ungkap Prof Baharuddin.

Prof Baharuddin mengatakan bahwa Pendidikan Tinggi tidak hanya berperan sebagai penyedia ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi bangsa. Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memagang peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA  Kepala BKKBN Sumut Hadiri Kegiatan Berbagi Tali Asih Bulan Suci Ramadhan di Kantor Camat Medan Johor

“Kita perlu membangun sistem pendidikan tinggi yang berkeadilan, relevan, dan berdampak. Transformasi ini, harus mampu membuka akses seluas munkin dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia,” kata Rektor Unimed.

Prof Baharuddin mengatakan Diktisaintek Berdampak adalah gerakan nasional yang berakar pada semangat kolaborasi untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa dalam menjawab semua permasalahan bangsa dan masyarakat.

Seluruh aktivitas pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, tidak hanya menghasilkan output akademik, akan tetapi juga output yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program baru ini diharapkan menjadi penggerak sebangat baru agar pendidikan tinggi dapat bergandengan tangan dengan pemerintah daerah, industri, masyarakat, dan UMKM, berkolaborasi mendorong terjadinya kemajuan-kemajuan sehingga kampus bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang akan di masyarakat,” tutur Rektor Unimed.

Prof Baharuddin mengatakan pihak Unimed telah bergerak melalui semua aktivitas akademik dan non-akademik dalam mensukseskan program Diktisaintek Berdampak, yang muaranya agar lulusan Unimed dapat bersaing dan kolaborasi bersama dengan semua pihak dalam mencapai masa depan cita-cita yang gemilang dan mampu memberikan jawaban terbaik atas semua permasalahan masyarakat.

“Dalam menyahuti harapan baru program Diktisaintek Berdampak, diperlukan lulusan sarjana berkarakter unggul, yakni individu yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi perlu memiliki growth mindset, etika, integritas, serta kemampuan soft skills lainnya yang memungkinkan lulusan pendidikan tinggi menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja,” jelas Prof Baharuddin. (DIV)

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Berita Terbaru