Medan, PotretSumut – Mudik lebaran adalah momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di Indonesia, terutama bagi mereka yang merantau jauh dari kampung halaman.
Setiap tahunnya, jutaan pemudik berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
Namun, biaya transportasi yang mahal sering menjadi kendala utama bagi masyarakat yang ingin mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghadirkan program Mudik Gratis Lebaran 2025/1446 H.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov Sumut dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus terbebani oleh biaya transportasi.
Tahun ini, sebanyak 623 pemudik telah mengikuti program mudik gratis yang diberangkatkan dari Stasiun Besar Kereta Api Medan menggunakan Kereta Api Putri Deli dengan tujuan akhir Tanjung Balai.
Jumlah peserta ini hanya sebagian kecil dari total kuota 10 ribu pemudik yang disediakan oleh Pemprov Sumut untuk berbagai moda transportasi.
Program Mudik Gratis Lebaran 2025 tidak hanya menyediakan tiket perjalanan gratis, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas tambahan guna meningkatkan kenyamanan para pemudik.
Salah satu fasilitas unggulan yang disediakan adalah angkutan motor gratis bagi pemudik yang ingin membawa kendaraan mereka ke kampung halaman.
Menurut Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Muchsin Harahap, sebanyak dua gerbong khusus telah disiapkan untuk mengangkut sepeda motor pemudik.
Satu gerbong diperuntukkan bagi rute Medan – Tanjung Balai dan satu gerbong lainnya untuk rute Medan – Rantau Prapat.
Kapasitas angkutan motor ini mencapai 480 unit sepeda motor, memungkinkan pemudik untuk lebih leluasa bepergian setelah tiba di kampung halaman.
“Pemudik berangkat dari Stasiun Besar Kereta Api Medan menggunakan Kereta Api Putri Deli menuju Tanjung Balai,” ucap Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Muchsin Harahap di Medan, Rabu.
Selain itu, setiap pemudik juga mendapatkan goodie bag berisi snack dan minuman untuk berbuka puasa selama perjalanan. Dengan adanya fasilitas ini, pemudik tidak hanya bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga mendapatkan tambahan bekal selama di perjalanan.
Gunakan Tiga Moda Transportasi
Salah satu keunggulan dari program Mudik Gratis Lebaran 2025 ini adalah penggunaan tiga moda transportasi sekaligus, yaitu kereta api, angkutan darat, dan kapal laut. Hal ini menjadikan program ini sebagai salah satu layanan mudik gratis paling komprehensif di Indonesia.
1. Moda Kereta Api
Pemprov Sumut menyediakan layanan mudik gratis menggunakan kereta api dengan dua rute utama:
– Medan – Tanjung Balai pada 26, 27, 28, dan 29 Maret 2025
– Medan – Rantau Prapat pada 28 dan 29 Maret 2025
Kereta api menjadi pilihan favorit karena memberikan kenyamanan lebih bagi pemudik dengan perjalanan yang relatif lebih cepat dan bebas dari kemacetan lalu lintas.
2. Moda Angkutan Darat
Untuk pemudik yang ingin menggunakan bus, Pemprov Sumut menyediakan beberapa rute perjalanan darat yang mencakup berbagai daerah di Sumatera Utara:
– Medan – Penyabungan
– Medan – Sibuhuan – Sosa
– Medan – Padangsidempuan
– Medan – Sibolga – Barus
– Medan – Sidikalang – Salak
Keberangkatan untuk moda transportasi darat ini tersedia pada 27, 28, dan 29 Maret 2025. Dengan adanya pilihan angkutan darat, pemudik dari berbagai daerah di Sumut bisa lebih mudah pulang ke kampung halaman.
3. Moda Kapal Laut
Bagi masyarakat yang ingin mudik ke daerah yang lebih jauh, Pemprov Sumut juga menyediakan layanan kapal laut dengan rute Batam – Belawan. Kapal ini dijadwalkan berangkat pada 28 Maret 2025.
Dengan adanya kapal laut, pemudik dari Batam yang ingin pulang ke Sumatera Utara dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Program Mudik Gratis Lebaran 2025 merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Dengan menghadirkan layanan transportasi gratis, Bobby Nasution ingin memastikan agar masyarakat Sumut bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus terbebani oleh mahalnya biaya perjalanan.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta memberikan pilihan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi pemudik. Dengan adanya alternatif transportasi yang terorganisir dengan baik, diharapkan arus mudik tahun ini bisa lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Banyak pemudik yang merasa puas dengan layanan yang diberikan oleh Pemprov Sumut dalam program mudik gratis ini. Salah satu pemudik, Rachel, yang mengikuti perjalanan dari Medan ke Tanjung Balai, mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Biaya lebih hemat, perjalanan nyaman, dan kali ini difasilitasi pulang-pergi. Inovasi yang sangat baik dari Pemprov Sumut,” ungkap Rachel.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh banyak pemudik lainnya yang merasakan langsung manfaat dari program ini. Dengan adanya mudik gratis, masyarakat bisa lebih tenang dan fokus pada persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri tanpa harus memikirkan biaya transportasi yang mahal.
Program Mudik Gratis Lebaran 2025 yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumut menjadi solusi transportasi yang ekonomis, nyaman, dan fleksibel bagi masyarakat. Dengan menyediakan tiga moda transportasi sekaligus, program ini sukses membantu ribuan pemudik kembali ke kampung halaman tanpa kendala biaya.
Dengan respons positif dari masyarakat, program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang semakin baik dari tahun ke tahun. Semoga program ini dapat terus membantu masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga dengan lebih mudah dan menyenangkan. (*)
Penulis : Redaksi
Editor : Diva Suwanda







