Viral di Medsos Mahasiswa Unri Dipoliikan Karena Kritik Biaya Kuliah Mahal

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ils: dilarang kritik

ils: dilarang kritik

Potretsumut.comViral di media sosial, Khariq Anhar seorang mahasiswa Universitas Riau (Unri) dilaporkan ke Polda Riau. Insiden ini bermula dari sebuah video yang diunggah Khariq yang menyoroti biaya kuliah mahal di universitas tersebut.

Tindakan Rektor Unri, Prof Sri Indarti, yang melaporkan Khariq telah memicu diskusi luas mengenai kebebasan berpendapat di kampus.

Seperti yang diposting akun instagram @undercover.id Khariq Anhar, mahasiswa Fakultas Pertanian di Unri, mencuatkan keberatannya terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pembangunan Institusi (IPI) melalui sebuah video yang kini viral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Mau Lulus CPNS 2024? Ikuti Tips Sukses Menjadi CPNS dan Raih Suksesmu!, Cek Formasi dan Link Registrasi

Video tersebut mengungkapkan bagaimana kebijakan-kebijakan ini memberatkan mahasiswa. Dalam video itu, Khariq turut mengajak rektor dan mahasiswa untuk berdialog terbuka, namun tidak ada respons dari pihak rektorat.

Dilaporkan langsung oleh Rektor Unri, Prof Sri Indarti, pada 15 Maret 2024, kasus ini telah menarik perhatian publik.

Kompol Fajri, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Riau, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut dibuat atas nama Prof Indarti, menimbulkan banyak pertanyaan tentang peran lembaga pendidikan dalam menangani kritik.

Kejadian ini tidak hanya menyita perhatian warga kampus tapi juga warganet.

BACA JUGA  Netizen Pinta Presiden Turun Tangan Anulir 'Fatwa' MNC Group yang larang Nobar Piala Asia U-23

Aksi yang dilakukan Khariq pada 4 Maret 2024, di mana ia meletakkan almamater di depan logo Unri sebagai bentuk satir, telah memicu diskusi lebih lanjut mengenai isu kenaikan biaya pendidikan.

Reaksi dari warganet mayoritas mengecam tindakan rektor yang dianggap mengintimidasi kebebasan akademik.

“Kereeeennnn ibu ngasih contoh kalo posisi berkuasa itu bisa nyentil orang lemah pake jari kelingking jari kaki ya bu,” komentar @the.lucky***

“Mantap Buk. Hebat buk. Ketidak mampuan ber argumen dan berdiskusi, membuat ibu langung make jasa Polisi. Keren. Lepaskan semua gelar akademik itu,” komentar @ahmad_***.

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai
Lima Anggota DPRD Sergai Tinjau Kantor TNI AL Bedagai, Serap Aspirasi Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri dan Socfindo Bantu Warga Stroke di Sergai dengan Kursi Roda

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 18:45 WIB

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:11 WIB

BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terbaru

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dan XLSMART menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Dusun Anggrek, Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Nasional

FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Des 2025 - 21:03 WIB