Ini Profil Lengkap Tom Lembong, yang disebut Gibran dalam Debat Cawapres

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Nama Thomas Lembong, atau yang lebih akrab disapa Tom Lembong, menjadi sorotan dalam debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang digelar Minggu malam kemarin.

Pemberian perhatian khusus terhadap Tom Lembong dilakukan oleh Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dalam momen di mana ia menyindir pesaingnya, Muhaimin Iskandar atau yang biasa dikenal sebagai Cak Imin.

Gibran mengkritik Cak Imin dengan menyoroti kurangnya pemahaman terhadap lithium ferrophosphate (LFP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menjadi sorotan karena Tom Lembong, yang menjabat sebagai Co-Captain Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), seringkali mengungkapkan istilah tersebut.

Pada acara Debat Pilpres keempat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Gibran menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap Cak Imin yang dianggap kurang memahami konsep LFP.

Gibran menganggap aneh bahwa orang yang sering membicarakan LFP dalam tim suksesnya, namun Cawapresnya tidak memiliki pemahaman yang memadai terkait konsep tersebut.

“Ini agak aneh ya yang sering ngomong LFP itu timsesnya, tapi cawapresnya nggak paham LFP itu apa. Kan aneh,” ujar Gibran, mengemukakan pandangannya terkait perbedaan pengetahuan mengenai lithium ferrophosphate antara tim kampanye dan Cak Imin.

Pentingnya pemahaman terhadap konsep LFP, yang sering kali diungkapkan oleh Tom Lembong, menjadi titik fokus dalam pernyataan Gibran.

Sebagai Co-Captain Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), perannya dalam tim kampanye membuat Tom Lembong seringkali menjadi narator tentang isu-isu teknis, termasuk lithium ferrophosphate.

Pernyataan Gibran menunjukkan bahwa pemahaman yang kurang dalam hal tersebut dapat dianggap sebagai kelemahan, terutama ketika isu tersebut telah menjadi salah satu sorotan dalam kampanye politik.

Seiring debat Pilpres berlanjut, peran Tom Lembong dalam membahas isu-isu teknis mungkin akan semakin terfokus, membuktikan bahwa pengetahuan mendalam dalam berbagai bidang tetap menjadi aset berharga dalam dunia politik.

BACA JUGA  Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahfud Singgung Isu Politik Diseret ke Persoalan Hukum: Tak Heran Hukum Jadi Alat Pukul

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Berita Terbaru