“Saya juga direkam di dalam kelas di depan teman-teman yang lain, dan saya disuruh mendesah lalu disuruh meraba-raba area dada sambil mereka rekam dan mereka semua menertawakan saya,” ujarnya.
Ia juga menceritakan, para pelaku juga juga kerap meminta uang sakunya sehingga dia tidak bisa jajan karena uangnya diambil oleh para pelaku.
MA mengatakan alasan dirinya tidak ingin melaporkan kejadian yang dialaminya karena takut videonya disebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia juga menyampaikan peristiwa terakhir yang dialaminya juga turut disaksikan oleh salah satu gurunya.
“Iya takut (melapor), mau disebarkan (video asusila). Ada, ada ibu guru juga di dalam kelas itu waktu saya direkam,” ungkapnya.
Pihak keluarga pun berharap pihak kepolisian khususnya Polresta Bandar Lampung bisa memberikan hukuman yang setimpal atas perlakuan yang diterima oleh MA.
“Kami (keluarga) mau para pelaku diberikan hukuman setimpal dan kasus ini segera diusut,” ucap CP, kakak kandung MA.
Sumber Berita : CT INsider
Halaman : 1 2






