“Jadi kami tahu (keberadaannya) karena dia telepon pakai handphone temannya. Dia kontak ayahnya dan ada saya di situ. Ayahnya langsung berangkat ke Bukittinggi dan saya terus hubungi Zhafirah untuk pastikan lokasinya,” ungkap Rani kepada BBC
Di telepon WhatsApp, atlet silat itu tak berhenti menangis, kata Rani.
Ife juga mengeluh kulitnya panas kena abu vulkanik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tapi Rani mencoba menguatkan keponakannya agar tidak menyerah dan mencoba turun pelan-pelan.
“Dia bilang ketakutan, panas, kedinginan, kehausan. Dia bilang, ‘Ife haus…'”.
“Saya bilang kamu harus kuat, kamu tangguh, fokus, coba turun pelan-pelan. Tapi karena dirasa nyasar, dia balik lagi ke titik tadi. Saya pesan amankan baterai handphone, gunakan shareloc ke tim SAR.”
“Jadi komunikasi dengan dia masih oke, tidak linglung dan sadar.”
Sumber Berita : Berita Satu & BBC
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






