12 Pendaki dilaporkan Masih Hilang, Tim Sar Gabungan Fokus Lakukan Pencarian

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR melakukan evakuasi korban erupsi Gunung Marapi yang mengalami luka bakar di jalur pendakian proklamator, Nagari Batu Palano, Agam, Sumatera Barat, Senin (4/12/2023) dini hari. (ANTARA FOTO)

Tim SAR melakukan evakuasi korban erupsi Gunung Marapi yang mengalami luka bakar di jalur pendakian proklamator, Nagari Batu Palano, Agam, Sumatera Barat, Senin (4/12/2023) dini hari. (ANTARA FOTO)

Potretsumut.com – Sampai saat ini, 12 orang pendaki gunung Merapi dilaporkan masih hilang. Sementara itu, 11 orang dikabarkan tewas akibat erupsi gunung merapi

Dari 11 orang yang tewas tersebut, lima jenazah sudah berhasil dievakuasi ke posko DVI Ante Mortem Polda Sumatera Barat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM)

Dari lima jenazah tersebut, tiga diantaranya sudah berhasil di evakuasi dan satu jenzah sudah dibawa pulang oleh keluarganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ketiga jenzah korban erupsi Gunung Merapi tersebut, Nazatra Adzin Mufadal (22), Muhammad Adan (21) warga Pekanbaru, dan Muhammad Teguh Amanda (20) warga Padang.

BACA JUGA  RSAM Sudah Terima Lima Jenazah Korban Letusan Erupsi Gunung Merapi

Untuk jenazah Muhamad Adan telah diserahkan ke pihak keluarga dan disemayamkan di Pekanbaru.

Seorang tim evakuasi Marapi, Syahlul Munal yang berada di lokasi mengatakan, saat ini korban meninggal yang tersisa masih berada di ketinggian “2.000an”.

“Ditemukan tim SAR, lokasinya pisah-pisah. Ada yang di pinggir jurang, ada yang di jalur pendakian, ada yang dekat lapangan bola – ini istilahnya lapangan puncaknya,” kata Munal seperti yang dilansir BBC

Sejauh ini sebutnya Tim SAR gabungan memprioritaskan untuk mengevakuasi korban meninggal.

“Kalau yang 12 (hilang) ini, belum bisa dilakukan pencarian karena fokus 11 (meninggal) ini. Tunggu dulu gunung ini agak tenang, ditarik turun,” tambah Munal.

BACA JUGA  Safira Wanita Pendaki yang Terjebak Erupsi Gunung Merapi Berhasil di Evakuasi

Saat ini tim masih berada di posko di atas gunung, dan bekerja secara bergiliran selama 1×24 jam.

Persoalan yang dihadapi, karena saat ini erupsi gunung masih terus berlangsung, dan jalur evakuasi licin.

“Kita rolling terus. Kalau ada celah untuk gunung nyaman, itu bisa menarik korban meninggal secepat mungkin. Kita berpacu dengan waktu,” kata Munal.

Sumber Berita : bbc

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru