Warga Palestina Dilanda Krisis Pangan, Saat ini Hanya Satu Toko Roti yang Tersisa di Gaza

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Palestina di Gaza menangis di tengah reruntuhan rumah yang hancur terkena rudal Israel. AFP

Seorang warga Palestina di Gaza menangis di tengah reruntuhan rumah yang hancur terkena rudal Israel. AFP

Dia juga meminta masyarakat Gaza untuk “silakan pergi ke selatan”.

“Kami tidak akan berhenti,” katanya.

Tank Israel
Kendaraan lapis baja Israel beriringan masuk ke Jalur Gaza.

Adapun Menteri Pertahanan Israel, Yoav Galant, menegaskan militer Israel telah “berada di jantung Kota Gaza“.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka [militer Israel] datang dari utara dan selatan. Mereka menyerbu dengan koordinasi penuh antara pasukan darat, udara, dan laut,” kata Gallant dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, menurut kantor berita Reuters.

“Mereka bermanuver dengan berjalan kaki, kendaraan lapis baja dan tank, bersama dengan insinyur militer dari segala arah dan mereka memiliki satu target – teroris Hamas di Gaza, infrastruktur mereka, komandan mereka, bunker, ruang komunikasi.”

Klaim tersebut tidak mudah untuk diverifikasi, namun pasukan Israel jelas sudah tersebar luas di beberapa wilayah padat bangunan di kota tersebut.

Militer Israel telah merilis video kendaraan lapis baja mereka yang beroperasi di sepanjang jalan pantai hingga ke selatan pusat kota, menggarisbawahi bahwa Israel kini telah mengepung seluruh wilayah tersebut.

Juru bicara utama militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan 14.000 “target teror” dan 100 terowongan telah dihancurkan dalam sebulan terakhir.

Ribuan warga Palestina mengungsi ke Gaza selatan

Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan sebanyak 50.000 warga Palestina meninggalkan wilayah Kota Gaza, pada Rabu (08/11), setelah pasukan Israel kembali membuka Jalan Salah el-Din, jalan utama menuju bagian selatan Jalur Gaza.

Militer Israel membiarkan jalan tetap terbuka selama lima jam pada Rabu (08/11), satu jam lebih lama dari waktu kemarin.

Daniel Hagari mengatakan tidak ada gencatan senjata, yang ada hanya “jeda kemanusiaan” untuk memungkinkan orang pindah ke selatan.

Tampaknya militer Israel kini menerapkan jeda terbatas yang telah dianjurkan oleh para pejabat Amerika Serikat selama berhari-hari, meskipun para pejabat AS mengatakan hal ini bertujuan untuk memfasilitasi penyediaan bantuan dan memberikan ruang bagi pembebasan sandera.

BACA JUGA  Tak ada Debat Cawapres di Pilpres 2024, Ini respons Cak Imin

Tidak diketahui berapa banyak warga sipil yang masih berada di wilayah Kota Gaza (termasuk kamp pengungsi Shati dan Jabaliya dan sekitarnya), namun beberapa hari yang lalu, pejabat AS memperkirakan mungkin ada 300.000 orang hingga 400.000 orang yang tersisa.

Khalayak mengibarkan bendera putih

PBB memperkirakan ada 15.000 orang yang menempuh perjalanan ke Gaza selatan pada hari Selasa (07/11). Sehari sebelumnya, terdapat sekitar 5.000 orang.

Pada Rabu (08/11), militer Israel mengatakan akan membuka jalan satu jam tambahan hingga pukul 15.00 waktu setempat karena banyak orang yang menggunakannya.

Seorang juru bicara militer Israel kemudian mengklaim sebanyak 50.000 orang telah meninggalkan Gaza utara di sepanjang Jalan Salah al-Din pada Rabu (08/11).

Militer Israel telah menerbitkan rekaman video di X (sebelumnya Twitter) yang menunjukkan sekelompok orang melangkah di sepanjang Jalan Salah al-Din. Beberapa dari mereka mengibarkan bendera putih (untuk menunjukkan bahwa mereka adalah warga sipil). Tampak pula sebuah tank Israel di samping jalan raya menghadap mereka.

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai
Lima Anggota DPRD Sergai Tinjau Kantor TNI AL Bedagai, Serap Aspirasi Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri dan Socfindo Bantu Warga Stroke di Sergai dengan Kursi Roda

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 18:45 WIB

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:11 WIB

BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terbaru

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dan XLSMART menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Dusun Anggrek, Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Nasional

FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Des 2025 - 21:03 WIB