Ternyata ini yang Buat Orang Jepang Doyan Ikan Mentah

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com  – Salah satu makanan Jepang yang paling populer adalah sushi. Secara tradisional, sushi menggunakan dua komponen utama, yakni nasi putih dan juga daging hewan (umumnya ikan mentah) yang digunakan dipotong tipis.

Selain sushi, faktanya ada banyak hidangan Negeri Sakura yang dimaksud juga menggunakan ikan mentah, sebut belaka sashimi, temaki, serta kaisendon.

Dilihat dari tipe makanannya yang tersebut populer dalam dunia, ikan mentah sangat kental dengan budaya penduduk Jepang. Alasan utama di dalam balik hal ini ternyata erat hubungannya dengan agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jepang menjadi saksi masuknya agama Budha pada abad ke-7 dan juga ke-8 yang dimaksud melarang konsumsi daging hewan. Menurut agama ini, membunuh hewan adalah tindakan yang dimaksud tidak ada benar, sehingga hampir seluruh penduduk Jepang sudah menghentikan konsumsi daging pada abad ke-10.

Selama abad ke-7 juga ke-8, penyebaran agama Buddha pada seluruh Jepang mengakibatkan berkurangnya jumlah agregat daging yang dimaksud dikonsumsi orang Jepang secara bertahap, juga hampir seluruh penduduk mengadopsi pescetarianisme pada sekitar abad ke-10.

Menghindari daging merah bukanlah hal yang tersebut sepenuhnya baru di tempat Jepang. Bahkan sebelum munculnya agama Budha, penganut agama asli negara tersebut, Shintoisme, tidaklah lagi mengonsumsi daging hewan sebab menganggapnya najis.

Mereka mulai mengonsumsi ikan yang dimaksud baru ditangkap dari laut pada Zaman Edo (1603-1868). Masakan berbahan ikan mentah pun terus berkembang secara bertahap.

Pada era Jepang modern, makan daging merah sudah lebih tinggi umum, namun tradisi untuk menghindari daging tetap ada, serta ikan mentah masih menjadi bagian penting dari makanan nasional.

Dilihat dari sisi kesehatan, ikan mentah yang dikonsumsi penduduk Jepang juga umumnya sangat segar, sehingga menghindari risiko keracunan.

BACA JUGA  Begini Cara Mudah Cek Bantuan Bansos BNPT Desember 2023

Mengutip Micheline Guide, nelayan Jepang menjalankan praktik yang tersebut disebut ike jime, yaitu metode yang mana melumpuhkan dan juga membunuh ikan dengan cepat untuk menjaga kualitas dagingnya. Proses ini meminimalkan penumpukan asam laktat, yang tersebut dapat menghasilkan daging menjadi asam serta lembek.

Sumber CNBC

Berita Terkait

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB
Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:27 WIB

TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:53 WIB

TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Berita Terbaru

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumut, Dr Fatmawati, ST, M Eng, turun langsung ke Kota Sibolga untuk menyerahkan bantuan sekaligus melakukan pembinaan terhadap Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Selasa (3/2/2026) kemarin. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR

Kamis, 5 Feb 2026 - 10:27 WIB

Upaya penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus didorong melalui pembinaan langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Fatmawati, ST, M Eng. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Kamis, 5 Feb 2026 - 09:53 WIB