Inalillahi. 15 Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Agam

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Situasi pascabanjir bandang Kabupaten Agam (11/5). (BPBD Kabupaten Agam)

Foto : Situasi pascabanjir bandang Kabupaten Agam (11/5). (BPBD Kabupaten Agam)

Potretsumut.com – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Agam dan Kabupaten Tahan Datar, Sumatera Barat (Sumbar), telah menelan korban jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sebanyak 15 orang telah meninggal dunia akibat bencana ini.

Menurut laporan dari Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, jumlah korban meninggal akibat banjir bandang ini mencapai 15 orang, sementara korban luka mencapai 17 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa dari total korban meninggal, 11 orang ditemukan di wilayah Kecamatan Canduang, sedangkan 4 orang lainnya ditemukan di Kecamatan Sungai Pua.

Abdul Muhari juga mengonfirmasi bahwa sSebanyak 4 korban di Kecamatan Canduang telah berhasil diidentifikasi, dan 7 orang luka-luka telah dievakuasi dan mendapat perawatan di wilayah tersebut.

“Dari 11 korban yang dievakuasi di wilayah Kecamatan Canduang, 4 orang telah diidentifikasi oleh petugas, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi,” kata Abdul Muhari.

BACA JUGA  Jenazah Revaldo Sinaga yang Tewas di Kamboja Sejak Mei Lalu tiba di Bandara Kualanamu

Sementara itu, di Kecamatan Sungai Pua, 3 korban meninggal telah diidentifikasi, dan satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Warga yang mengalami luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

BACA JUGA  Duka Pemilu 2024: 23 KPPS Meninggal dunia, Ribuan Petugas Terkena Dampak, Ini Rinciannya!

Banjir bandang terjadi setelah hujan lebat menghantam tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, dan Kecamatan IV Koto.

Di Kecamatan IV Koto, banjir merendam Nagari Koto Tuo, mengakibatkan sekitar 60 warga dievakuasi ke SMPN 1 Koto Tuo.

Selain itu, sejumlah rumah, tempat usaha, dan sekolah juga tergenang banjir di wilayah tersebut, menambah kerugian akibat bencana tersebut. (ls)

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai
Lima Anggota DPRD Sergai Tinjau Kantor TNI AL Bedagai, Serap Aspirasi Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri dan Socfindo Bantu Warga Stroke di Sergai dengan Kursi Roda

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 18:45 WIB

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:11 WIB

BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terbaru

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dan XLSMART menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Dusun Anggrek, Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Nasional

FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Des 2025 - 21:03 WIB