Kesaksian Menegangkan Guru SMK Lingga Kencana, Detik-Detik Kecelakaan bus pariwisata Rombongan Siswa di Subang

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adawiah, seorang guru pendamping dari SMK Lingga Kencana, memberikan keterangan kepada polisi (Antara TV)

Adawiah, seorang guru pendamping dari SMK Lingga Kencana, memberikan keterangan kepada polisi (Antara TV)

Potretsumut.com – Kecelakaan maut menghantam bus pariwisata yang membawa 53 siswa/i dari SMK Lingga Kencana, Depok, di Kawasan Ciater, Kabupaten Subang, pada Sabtu (11/5).

Tragedi ini menelan korban jiwa sebanyak 11 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Saksi mata mencatat momen mengerikan saat bus kehilangan kendali dan penumpang berteriak panik sebelum tabrakan terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adawiah, seorang guru pendamping dari SMK Lingga Kencana, memberikan kesaksian tentang kejadian tragis ini.

BACA JUGA  Seorang Guru Jadi Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana di Subang

Dia menyampaikan bahwa saat kejadian, bus mulai oleng dan para penumpang, terutama siswa/i, mengucapkan kalimat takbir dengan panik.

“Saat kejadian posisi busnya semakin oleng, anak-anak di dalam udah Allahu Akbar-Allahu Akbar, tiba-tiba saja jaduh dan oleng,” ucap Adawiah guru pendamping SMKL Lingga Kencana seperti yang dikutip dari Antara

Suasana yang tegang menjadi mencekam saat bus oleng dan akhirnya terjatuh.

BACA JUGA  Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana, Update Terbaru 11 Orang dilaporkan Tewas

Sebelumnya, menurut kesaksian warga sekitar, kecelakaan tersebut saat bus sedang dalam perjalanan dari selatan ke utara

Ketika mencapai area dengan medan jalan menurun, bus tiba-tiba oleng ke arah kanan.

Kejadian ini menjadi pemicu terjadinya tabrakan dengan mobil Daihatsu Feroza D 1455 VCD serta beberapa sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB