Inilah Profil dan Rekam Jejak Edie Toet Hendratno, Rektor Universitas Pancasila yang diduga Lakukan Pelecekan Seksual!

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Profil dan rekam jejak Edie Toet Hendratno, Rektor Universitas Pancasila yang kini tersandung dugaan pelecehan seksual terhadap dua orang stafnya

Edie Toet Hendratno, seorang tokoh pendidikan yang tengah menjadi sorotan publik, memiliki profil dan catatan perjalanan hidup yang menarik untuk disimak lebih dalam.

Mari kita telusuri secara mendalam tentang sosok Edie Toet Hendratno, Rektor Universitas Pancasila yang saat ini terlibat dalam kontroversi pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus Pelecehan Seksual:

Dua orang pegawai, RZ dan DF, telah melaporkan dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan Edie Toet Hendratno.
Meskipun peristiwa ini berlangsung sejak tahun 2023, laporan resmi baru diajukan pada bulan Januari 2024.

RZ melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada tanggal 12 Januari 2024, sementara DF melaporkannya ke Mabes Polri pada tanggal 28 Januari 2024.

Menonaktifkan dari Jabatan Rektor

Akibat dari tudingan ini, Yayasan dan Pendidikan Universitas Pancasila (YPPUP) telah mengambil keputusan untuk menonaktifkan Edie Toet Hendratno dari jabatannya sebagai Rektor.

Keputusan ini diambil pada tanggal 27 Februari 2024, menandai berakhirnya masa kepemimpinannya yang aktif.

Profil dan rekam jejak Edie Toet Hendratno

Edie Toet Hendratno lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 27 Maret 1951, dan saat ini berusia 72 tahun.

Ia dikenal sebagai seorang akademisi yang telah berperan aktif dalam dunia pendidikan.
Pada tahun 2021, Edie dilantik sebagai Rektor Universitas Pancasila, menggantikan almarhum Prof. Dr. apt Wahono Sumaryono.

Riwayat Pendidikan yang Gemilang

Pendidikan formal Edie dimulai dengan menyelesaikan gelar sarjana di bidang hukum di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1979.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di almamaternya yang sama pada tahun 1999. Pada tahun 2006, Edie berhasil meraih gelar doktor setelah menyelesaikan program doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM).

BACA JUGA  Viral Detik-detik Wanita Berparas Ayu curi Tas di Pasar Ciseeng Bogor

Meskipun telah mengukir prestasi gemilang dalam bidang akademis, dugaan keterlibatan Edie Toet Hendratno dalam kasus pelecehan seksual telah mengguncang dunia pendidikan.

Semua pihak diharapkan dapat memberikan dukungan dalam menjalani proses hukum yang berjalan, sambil tetap memegang teguh prinsip praduga tak bersalah.

Sebagaimana individu lainnya, Edie Toet Hendratno berhak atas proses hukum yang adil dan transparan. (***)

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB