Ekonom Senior Berpulang! Rizal Ramli Tutup Usia, Sakit Gula Jadi Penyebab?

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com – Kabar duka tentang kepergian ekonom senior, Rizal Ramli, mengguncang jagat sosial.

Ekonom senior, Rizal Ramli, tutup usia di Jakarta pada Selasa (2/1/2024) pukul 19.30, meninggalkan dunia pada usia 69 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Adhi Massardi, kerabat dekat Rizal Ramli, mengungkapkan bahwa almarhum meninggal akibat sakit gula yang berkomplikasi, setelah menjalani perawatan di RSCM selama sebulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dimakamkan rencananya di Jeruk Purut, masih menunggu putrinya dari AS datang ke Jakarta,” ungkap Adhi Massardi, sesama mantan aktivis.

Sejumlah tokoh, termasuk Mahfud MD, telah menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Rizal Ramli.

Melalui akun Twitter, Mahfud MD menulis, “Innaa lillaah wa innaa ilaihi raji’un. Sahabat baik saya DR. RIZAL RAMLI telah wafat, malam ini.”

Rizal Ramli, lahir di Padang, Sumatra Barat, pada 10 Desember 1954, menghabiskan masa kecilnya di Padang sebelum pindah ke Bogor, Jawa Barat.

Proses pendidikannya, dari SD hingga SMA, dilalui di Bogor, dan melanjutkan studi di jurusan Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dikenal sebagai individu yang kritis sejak masa mahasiswa, Rizal Ramli pernah dipenjara pada tahun 1978 oleh rezim Orde Baru karena kritiknya terhadap pemerintahan Presiden Soeharto.

Meskipun menghadapi liku-liku, ia berhasil meraih gelar doktor ekonomi dari Universitas Boston pada tahun 1990.

Tak kenal lelah dalam bersuara, Rizal Ramli mendirikan ECONIT Advisory Group, sebuah lembaga think tank ekonomi, bekerja sama dengan sejumlah ekonom lainnya.

Bersama timnya, ia menjadi sosok tak ragu mengkritik kebijakan pemerintah terkait isu-isu ekonomi seperti mobil nasional, pupuk, dan Freeport.

Pada tahun 2000, Presiden Abdurrahman Wahid menunjuknya sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin).

BACA JUGA  Satu orang Lagi Korban Banjir Bandang dan Longsor di Humbahas berhasil ditemukan

Selama kepemimpinannya di Bulog selama 15 bulan, Rizal Ramli berhasil melakukan sejumlah terobosan, termasuk restrukturisasi menjadi perusahaan umum dan memberantas korupsi.

Pada Agustus 2000, ia diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Industri, menggantikan Kwik Kian Gie.

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru