Bulog pastikan Stok Beras Aman hingga akhir 2024

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com , Banda Aceh – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan bahwa stok beras pemerintah tercukupi hingga akhir tahun 2024, baik dari produksi pada negeri maupun impor.

“Paling penting adalah Bulog menyiapkan cadangan pada Indonesia dengan betul-betul sesuai dengan permintaan sampai akhir tahun 2024,” kata Budi Waseso ketika meninjau Gudang Bulog Aceh pada pada Aceh Besar, Hari Hari Jumat (1/12).

Kunjungan ke gudang yang disebutkan sebelum Buwas dilantik sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia Hari hari terakhir pekan malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buwas mengatakan bahwa pada tahun ini Indonesia melakukan impor beras dari tiga negara, yakni Vietnam, Thailand, dan juga Pakistan.

Langkah tersebut, kata dia, dikarenakan memang benar benar produksi pada negeri belum cukup memenuhi kebutuhan.

Untuk realisasi serapan beras petani pada negeri hingga November 2023, menurut Buwas, belaka 924.000 ton, atau masih kurang dari target sebanyak 1,2 jt ton.

“Target 1,2 jt ton, tetapi terealisasi 924.000 ton. Kenapa? Karena barang telah ada tiada ada, kemudian ditopang dengan barang impor,” ujarnya.

Dikatakan pula bahwa tahapan pertama tahun ini dilaksanakan impor beras sebanyak 2 jt ton, kemudian Presiden menugasinya untuk menambah 1,5 jt ton lagi.

Namun, sampai dengan hari ini baru terealisasi kontraknya itu sekitar 1 jt ton. Menurut dia, akan ada susulan sampai Januari. Saat ini pada proses perpanjangan waktu impor akibat sudah ada ada lewat tahun.

“Jadi, 600.000 ton telah lama masuk, 400.000 ton pada bulan Januari. Kami jajaki untuk sisanya 500.000 ton. Harapannya tahun depan itu kita punya stok sekitar 1,6 jt ton,” katanya.

Beras impor tersebut, lanjut dia, merupakan sebagai cadangan beras pemerintah untuk kepentingan bantuan terhadap 21,3 jt jiwa penduduk penerima, termasuk yang digunakan terkena musibah seperti banjir.

BACA JUGA  Heboh Penemuan 4 anak Kecil Tewas dalam Kamar, ada Pesan Tulisan Merah di dalam rumah

“Beras cadangan itu juga untuk menyokong kegiatan operasi pangsa di seluruh Indonesia, termasuk pada tempat Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Buwas mengimbau umum jangan khawatir dengan ketersediaan beras sebab semuanya telah ada dihitung juga disiapkan tercukupi hingga akhir tahun 2024.

“Akhir tahun sudah pernah kami siapkan semua. Sudah kami hitung riil, intinya pemerintah melakukan konfirmasi stok cukup sampai akhir tahun,” demikian Buwas.

Sumber Antara

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB