BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

MEDAN, PotretSumut – Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara memperkuat komitmen peningkatan mutu pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR), sekaligus membenahi tata kelola alat dan obat kontrasepsi (alokon) di seluruh kabupaten/kota.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB dan Penguatan Komitmen Penggerakan Sistem Tata Kelola Alokon Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, yang digelar di Hotel Santika Medan, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring melalui Zoom Meeting itu diikuti sekitar 50 peserta dengan melibatkan 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan komitmen lintas sektor dalam memastikan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi semakin berkualitas, sekaligus menjamin ketersediaan alokon bagi masyarakat.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom., membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Dalam sambutannya, Ari mengatakan peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB serta kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan dalam RPJMN 2025–2029, khususnya agenda transformasi sosial melalui tujuan pembangunan Indonesia Emas, yakni Kesehatan untuk Semua.

“Program KB bertujuan untuk mengatur kehamilan, menjaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak, meningkatkan akses dan kualitas informasi, konseling dan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, serta sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia,” ujar Ari.

Ketersediaan Alokon Jadi Perhatian

Ari menegaskan keberhasilan program KB tidak hanya bergantung pada pelayanan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sistem penyediaan alat dan obat kontrasepsi yang baik.

BACA JUGA  Kepala BKKBN Sumut Hadiri Kegiatan Berbagi Tali Asih Bulan Suci Ramadhan di Kantor Camat Medan Johor

Menurutnya, ketersediaan alokon menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pelayanan KB dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Pelayanan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila setiap fasilitas pelayanan kesehatan memperoleh pasokan alokon yang tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Karena itu, tata kelola alokon harus kita perkuat bersama,” tegasnya.

Penguatan tata kelola dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan, hingga pemantauan serta evaluasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya ketimpangan stok antarwilayah, baik kekurangan atau stockout maupun kelebihan stok atau overstock.

Terlebih, kondisi geografis Sumatera Utara yang memiliki wilayah perkotaan hingga daerah kepulauan dan pelosok membutuhkan sistem distribusi alokon yang adaptif agar kebutuhan pelayanan KB di setiap wilayah tetap terpenuhi.

Selain tata kelola alokon, peningkatan mutu pelayanan KB juga menjadi perhatian pemerintah.

Komitmen tersebut dituangkan melalui Keputusan Bersama Empat Kementerian/Lembaga Tahun 2026 tentang Pengendalian Mutu Pelayanan KB, yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Keputusan bersama itu menjadi salah satu pedoman bagi pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota dalam pelaksanaan pengendalian mutu pelayanan KB.

Dengan penguatan koordinasi lintas sektor, pelayanan KB diharapkan semakin terstandar, aman, berkualitas dan mampu menjangkau masyarakat secara merata.

“Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kolaborasi, serta membangun sistem pelayanan KB yang semakin baik di Sumatera Utara,” kata Ari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan alokon, mulai dari perencanaan kebutuhan, penyediaan, penyimpanan, pendistribusian, penggunaan dalam pelayanan kontrasepsi, pencatatan dan pelaporan, hingga pemantauan dan evaluasi.

BACA JUGA  Di Depan Ratusan Wisudawan, Rektor Unimed Perkenalkan Program Diktisaintek Berdampak

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Instrumen Tata Kelola Alokon serta penyusunan rencana tindak lanjut.

Hasil pembahasan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebijakan, sistem, serta penggerakan tata kelola alokon di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Dengan demikian, pelayanan KB di Sumatera Utara diharapkan semakin berkualitas, merata, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Peduli Pendidikan Keagamaan, Al Haura Sumut Bagikan Al-Qur’an ke Santri di Tapsel
Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 08:31 WIB

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu

Berita Terbaru

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:29 WIB