BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan kependudukan yang terarah dan berkelanjutan. (Foto: Diva Suwanda)

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan kependudukan yang terarah dan berkelanjutan. (Foto: Diva Suwanda)

Medan, PotretSumut – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan kependudukan yang terarah dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Talkshow Kolaborasi Pembangunan Kependudukan Dalam Penyusunan Rencana Aksi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025, BKKBN Sumut mendorong agar peta jalan tersebut dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Acara yang digelar di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (23/10/2025) itu, dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga mitra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Fatmawati ST, M Eng, menjelaskan bahwa peta jalan kependudukan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah berbasis data kependudukan.

“Peta jalan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari Dokumen Perencanaan Daerah (Dokrenda), baik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun Rencana Strategis Daerah (Renstrada),” ujar Fatmawati.

Ia menambahkan, setelah peta jalan disusun, pihaknya akan menyiapkan Rencana Aksi (Renaksi) yang lebih rinci setiap tahunnya.

Dokumen Renaksi tersebut akan menjelaskan pembagian peran antarinstansi dalam menangani berbagai isu kependudukan di Sumatera Utara.

“Dengan adanya Renaksi, kita bisa melihat siapa yang mengerjakan apa, sesuai kondisi dan permasalahan di daerah. Ini penting agar pelaksanaan pembangunan kependudukan berjalan terukur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fatmawati menyebutkan bahwa BKKBN Sumut bersama para pemangku kepentingan akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di 33 kabupaten/kota.

Tujuannya, memastikan peta jalan pembangunan kependudukan benar-benar terinternalisasi ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Peta jalan ini memandu kita dalam menentukan arah kebijakan berdasarkan indikator kualitas, kuantitas, dan persebaran keluarga. Ketika indikator ini diinput ke dalam Dokrenda, maka pemerintah daerah memiliki panduan jelas dalam menetapkan kebijakan berbasis isu kependudukan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Bane dan PDIP Maluku Bantu Pulangkan Jack Damanik yang Ditelantarkan di Pulau Kosong

Sementara itu, Togap, salah satu peserta talkshow, menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor.

Ia berharap hasil penyusunan peta jalan tersebut dapat menjadi pedoman praktis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan keluarga dan kualitas penduduk Sumatera Utara. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Senin, 13 April 2026 - 23:44 WIB

Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia

Selasa, 7 April 2026 - 13:04 WIB

Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Berita Terbaru

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama, menyampaikan bahwa ujian berlangsung selama 10 hari, mulai 21 April hingga 30 April 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Pendidikan

17.627 Peserta UTBK-SNBT di Unimed Bersaing Rebut 6.264 Kursi

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:20 WIB