Viral! Video Penyiksaan yang dialami Pria yang diduga Warga Binjai di Kamboja. Apa yang Harus Kamu Tahu?

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot video penyiksaan yang dialami seorang pekerja migran yang diduga warga Kota Binjai, Sumatera Utara

Screenshot video penyiksaan yang dialami seorang pekerja migran yang diduga warga Kota Binjai, Sumatera Utara

PotretSumut – Kasus video penyiksaan brutal yang dialami seorang pria yang operator judi onilne di Kamboja viral di Media sosial.

Video berdurasi 54 detik tersebut memperlihatkan adegan kekerasan yang diduga berujung pada kematian korban. Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam, terutama terkait nasib pekerja migran yang bekerja di luar negeri.

Video yang viral ini menunjukkan seorang anak muda yang mengenakan baju hitam dan celana pendek sedang disiksa oleh dua pria, meski ia sudah memohon meminta ampun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pelaku memiliki tubuh besar dan mengenakan baju hijau muda, sementara pelaku lainnya terlihat memakai kacamata.

BACA JUGA  Waspada Agen Kerja Judi Online Kamboja Berkeliaran di Kota Binjai, Sudah Banyak Korban

Dalam video tersebut, korban sudah berulang kali memohon ampun, namun kedua pelaku tetap melanjutkan penyiksaan dengan memukul dan menggunakan strom listrik.

Kekejaman yang ditampilkan dalam video ini menimbulkan gelombang kemarahan dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik penyiksaan tersebut, serta meminta kejelasan mengenai identitas korban dan pelaku.

Menurut informasi yang tersebar di media sosial, korban diduga merupakan warga Binjai, Sumatera Utara.

Aira Naura, salah satu pengguna Facebook, menulis bahwa peristiwa ini terjadi di Kamboja.

Korban disebut disiksa karena melanggar aturan, yang kemudian menyebabkan kematiannya.

BACA JUGA  Elektabilitas Paslon Nomor 3 Donal- Andri Teratas Pilkada Binjai 2024

Aira juga menekankan pentingnya kehati-hatian bagi para pekerja migran yang bekerja di luar negeri.

Namun, hingga kini, identitas pasti korban masih belum jelas. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa korban berasal dari Kampung Tanjung, Tanjung Jati, Kota
Binjai.

Belum ada konfirmasi resmi terkait kampung asal korban ini.

Dugaan Penyebab Penyiksaan: Tuduhan Pencurian

Sementara itu, di grup Facebook Komunitas Lowongan Kerja Indo Kamboja Online, muncul spekulasi bahwa penyiksaan tersebut berawal dari tuduhan pencurian uang sebesar Rp 400 juta oleh korban.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Peduli Pendidikan Keagamaan, Al Haura Sumut Bagikan Al-Qur’an ke Santri di Tapsel
Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Kamis, 3 September 2026 - 08:31 WIB

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Wisuda 2.133 Lulusan Unimed, Rektor: Miliki Kompetensi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Poldasu Segera Gerebek Judi yang Diduga milik Aseng Kayu

Berita Terbaru

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ari Armawan, S.Kom. (foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:29 WIB